<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487</id><updated>2011-08-10T17:44:01.577+07:00</updated><title type='text'>Indah's Spotlight</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-7164425949947554066</id><published>2010-10-14T15:58:00.002+07:00</published><updated>2010-10-14T17:49:45.805+07:00</updated><title type='text'>Hey Sugars, Im BACK</title><content type='html'>*uhuk uhuk*  pura-pura batuk biar diperhatiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hello guys, setelah vacuum nulis sekian lama akhirnya gue kembali mengurus blog gue yang udah terbengkalai sekian lama layaknya cucian kolor kotor yang udah dilalerin seminggu. Gue masih suka banget nulis sebenernya, cuman yah kendalanya ada di waktu. Kalo lo tanya kenapa, gue akan jawab, “Hidup rasanya ngga cukup 24 jam,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gue sering banget di tengah-tengah lagi ngerjain sesuatu dan karena terlalu sibuk atau keasyikan, ketika ngeliat jam, terkejut. Rasanya benar-benar ngga cukup. Gue ingin menikmati setiap harinya dalam hidup gue dengan lebih lama. Hidup hanya sekali. Enjoy every moments you have cause it will only happen once in a lifetime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gue sekarang lagi on the way mau pulang dari citos, dan di tengah-tengah kemacetan gue ngeluarin laptop dan mulai menulis blog karena menurut gue saat-saat seperti ini sayang untuk dilewatkan hanya dengan melamun menatap jalan dan motor-motor yang berseliweran kayak kecoa di kamar mandi cewek. Kadang sempet kepikiran sama gue, ketika nanti kecoa-kecoa pada mati dan pergi ke alam barzah, mereka masuk neraka ngga ya? Soalnya selama hidup di dunia kerjaan mereka cuma bikin jijik manusia dan nongkrong ngintipin cewek di kamar mandi. Seperti apa ya surga untuk kecoa? Apakah penuh dihiasi dengan tinja manusia yang berwarna-warni sesuai kegemaran mereka? Yang bisa jawab gue kasih chupa cups rasa coca cola, serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hidup gue ngga jauh berbeda dari yang dulu. Cuman ganti latar tempat dan penambahan aktor-aktor aja sebenarnya. Gue udah lulus SMA. Dan hal-hal yang bisa gue ingat tentang masa-masa kelas 3 SMA gue hmm apa ya, romusha? Tidak terlalu menyenangkan, karena isinya stress mikirin SIMAK UI dan UAN. Hal yang membuat gue senang selama gue duduk di bangku SMA adalah teman-teman gue yang kelakuannya seperti badut dan selalu bikin ketawa. Dan sekarang mereka semua udah berpencar kesana kemari di universitas yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gue sekarang di FIB (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) UI jurusan Program Studi Cina. Awalnya gue kira akan agak sulit beradaptasi dengan teman-teman jurusan seangkatan gue karena pas awal-awal ketemu masih pada diem-diem malu muka memerah kayak pantat babon kesundut kompor. Namun ternyata ngga nyampe beberapa lama kemudian, gue sangat sadar bahwa memang gue selalu ditakdirkan untuk berteman dengan manusia-manusia aneh yang diciptakan di muka bumi ini (berasa paling suci dan waras).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mungkin gue ingin sedikit menceritakan tentang kampus baru gue ini. Sedikit deskripsi dari gue : toilet busuk, kantin terkenal se-UI walaupun bangunannya kayak gubuk papua mau roboh, banyak setannya, dan lo bisa menemukan segala macam manusia di dalamnya. Kalo dipikir-pikir kok kayaknya ngga ada bagus-bagusnya ya, tapi gue sendiri melihat semua hal itu dari sudut pandang yang begitu menyenangkan. Walau mungkin desas-desusnya banyak setan suka nongol-nongol kayak jidat nongnong, tapi kan justru di situ letak serunya, lo jadi bisa main lari-larian panik keluar gedung kampus rame-rame sama temen-temen dan tereak-tereak kayak orang autis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan salah satu tempat yang gue suka di FIB adalah Perpustakaan Cina atau yang biasa disebut percin. Emang sih gue pergi kesana niatnya bukan buat baca buku, soalnya semua buku di sana ditulis dalam aksara han dan mungkin satu-satunya hal yang bisa gue baca adalah nomer halamannya doang. Tapi gue seneng pergi ke situ. Soalnya bisa ngadem, numpang nge-charge handphone dan laptop, bisa tiduran, makan kerupuk, pokoknya semua kegiatan yang mengasyikkan deh. Walaupun namanya ‘perpustakaan cina’, bukan berarti kalo lo bukan anak jurusan cina terus ngga bisa masuk situ. Masuk ya masuk aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lalu dosennya. Dosen sastra cina tuh apa ya, nampaknya gahar-gahar namun dandanannya begitu tendi dan asyik. Dosen gue yang namanya Uti Laoshi aja cakep banget terus bajunya up to date banget. Suka pake rok mini, dandanannya selalu matching dari atas sampe bawah pokoknya kece dan cantik banget deh. Muridnya aja yang masih muda-muda kalah trendi. Kalau dosen yang lainnya gue mungkin belum terlalu tau, dan mereka sudah nampak begitu sesepuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan mungkin memang benar seperti yang dosen Sejarah Cina Kuno gue katakan, ketika baru-baru masuk sastra cina biasanya mahasiswa-mahasiswanya akan mengalami culture shock. Dan gue mengalaminya. Rasanya kenapa ya, ya kaget aja yang biasanya sehari-hari gue pake Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris tapi tiba-tiba *jengjenggjeenggjeenggg* setiap harinya dalam hidup gue ketemu Bahasa Mandarin dan aksara han (hanzi 汉字 ). Dan yang paling membuat gue stress adalah ketika pelajaran mendengarkan, itu yang namanya radio ngomong cepet banget  terus dan terus dan terus tanpa menarik napas. Gue sekarang udah mulai terbiasa pulang sampe larut malem banget ke kostan temen, bela-belain belajar listening buat ditest keesokan harinya, sampe mata udah pedes banget keluar air mata saking ngantuk dan capeknya tapi masih belom bisa-bisa juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Konon katanya dosen Sejarah Cina Kuno gue, angkatannya berjumlah 25 mahasiswa, dan yang lulus Cuma 6 orang. Kita semua yang dengerin di kelas langsung pada krik krik krik saling melempar pandang cemas ke satu sama lain dan menelan ludah. Malah katanya sampe ada satu angkatan yang punah gara-gara saking ngga kuatnya dan keluar dari sastra cina. Sungguh bukan perkataan yang menenangkan hati dan malah membuat gue dan teman-teman gue semakin stres dan pulang semakin larut malam untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun untungnya beberapa teman seangkatan gue ada yang memang orang chinese asli dan dia bisa mengajarkan anak-anak yang mukanya melas banget ngga tau apa-apa tentang bahasa Mandarin (seperti gue). Dan juga ada anak BIPA, yaitu mahasiswa asing yang belajar Bahasa Indonesia di UI. Mereka ada yang dari Cina, Korea, Jepang, Inggris, dll. Gue punya beberapa teman anak BIPA, dan lucu juga ketika berkenalan dengan mereka, mereka sudah menyesuaikan nama mereka dengan nama Indonesia. Ada yang namanya Ayu, Arum, Kartika, dan sebagainya. Ada juga yang namanya Xutejo, tapi itu bukan dia yang buat nama sendiri, melainkan anak-anak sastra Cina yang seneng ngebegoin dia dan ngajarin yang aneh-aneh. Tapi untuk topik ini mungkin akan gue bahas menyendiri, bukan di posting ini karena terlalu banyak hal menarik untuk diceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebenarnya gue punya banyaaak sekali hal-hal untuk diceritakan, namun karena saking banyaknya (karena udah kelamaan vacuum engga nulis) jadi mungkin gue butuh waktu untuk menata kembali kejadian-kejadian dan hal-hal yang ingin gue tuliskan, tentunya sambil curi-curi waktu ditengah keribetan gue menjalani aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt; So, i’ll keep on writing on my blog!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-7164425949947554066?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/7164425949947554066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=7164425949947554066' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/7164425949947554066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/7164425949947554066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2010/10/hey-sugars-im-back.html' title='Hey Sugars, Im BACK'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-5694664131752781472</id><published>2009-09-03T12:26:00.001+07:00</published><updated>2009-09-03T15:25:36.064+07:00</updated><title type='text'>Ramadhan</title><content type='html'>Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan yang ditunggu-tunggu semua umat muslim di dunia. Namun bagi beberapa orang yang ngga punya otak dan iman nya ngga kuat, mereka akan berkata, "Yaaaaaahh bulan puasaa, laper deh gue..."&lt;br /&gt;Gue adalah salah seorang yang berkata begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue, bulan puasa itu menarik. Karena gue selalu punya cerita yang baru dan menyenangkan yang berbeda setiap tahunnya. Walaupun gue tau bulan puasa tahun ini ada sesuatu yang jauh berbeda daripada tahun lalu.&lt;br /&gt;Gue sudah berubah.&lt;br /&gt;Jangan tanya kenapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling gue suka pada saat bulan Ramadhan adalah suasana hangatnya. Suasana hangat saat berkumpul sama keluarga ; bangun sahur pagi-pagi buta sebelum subuh, mata masih belekan, dagu ileran, rambut acak-acakan, tapi harus dipaksain duduk di depan meja makan buat sahur. Dan yang membuat gue senang, gue bisa duduk di meja makan, makan sama-sama orang serumah gue, karena bisa dibilang, kita agak jarang makan sama-sama di meja makan di rumah, kecuali kalo ada acara makan-makan di luar. Abang sama uni gue, mereka udah mulai sibuk sama pekerjaan mereka masing-masing, dan gue juga mulai disibukkan dengan les-les dan sekolah gue, karena sekarang gue udah kelas 3.&lt;br /&gt;Walaupun emang kita sering pergi keluar bareng-bareng, tapi tetap saja rasanya berbeda, ada sesuatu yang berbeda pada saat bulan Ramadhan. Sekalipun gue ngga bisa menjelaskan apa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling gue inget saat gue mulai belajar puasa sewaktu gue masih kecil adalah ; gue goblok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu gue masih SD, pas bulan puasa, gue suka ngunyah permen karet. Terus pas ketemu sama salah satu guru SD gue, gue ditanya, "Lho, Indah, kamu ngga puasa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jawab dengan muka songong anak SD, "Puasa kok, bu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya nanya lagi, "Lah itu apa yang kamu makan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jawab dengan santai, "Permen karet, bu. Ngga apa-apa dong, bu. Kan ngga ditelen."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ngga tau itu namanya goblok atau kreatif. Gue sendiri menganggap itu kreatif. Eh goblok deng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dulu, waktu gue masih SD, gue masih belajar puasa, puasanya setengah hari. Gue baru dibolehin buka puasa jam 1 siang. Namun biasanya baru sekitar jam 12 siang gue udah ngga tahan laper. Waktu masih SD dulu, pas bulan puasa pulang sekolah dicepetin, biasanya sekitar jam 11 gue udah ada di rumah. Nenek gue masak di dapur, baunya menguar kemana-mana ( yang gue maksudkan di sini adalah bau masakannya, bukan bau nenek gue ), gue ngga tahan banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung karena mata nenek gue rabun, nenek gue itu cuma merhatiin 1 jam di rumah gue. Jam meja Miki Mos warna biru tua yang suka dia bawa-bawa dan harus dia tempelin ke kacamatanya dulu sampe mentok kalo mau ngeliat jam dengan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu timbullah sebuah ide brilian di dalam kepala gue, begitu masih jam 12 siang dan gue udah mulai menggelepar-gelepar kejang-kejang keluar busa dari idung ( itusih ingus yang meler sebenernya ), gue mengendap-endap, lirik kanan kiri sambil menyipitkan mata dengan picik, gigi tonggos, pipi kumisan, kayak adegan tikus mau nyuri keju di film-film kartun, terus backsound nya soundtrack film warkop lama pas adegan Dono nya mau ngintip cewek lagi mandi.&lt;br /&gt;Gue mengambil jam meja Miki Mos nenek gue, dan diam-diam memutar jarum jamnya jadi lebih cepat sejam, yaitu jam 1 teng. Gue pun mulai lari-lari kegirangan layaknya anak SD yang imut-imut dan menggemaskan ke arah nenek gue sambil teriak-teriak kesenengan, "Nek! Nek! Udah jam 1 nih! Aku boleh buka puasa kan? Aduhh aku laper banget niihhh..." lagaknya udah kayak orang abis kerja rodi seharian kecapean, padahal daritadi di sekolah cuma sibuk ngisi-ngisi opini di buku organizer temen pake tulisan gEdE kEciL yang dihias-hias dan g4o3Lz itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue pun buka. Dulu waktu masih kecil, dikasih minum tes manis aja seneng banget, asal ketemu yang manis-manis pasti seneng deh, kayak perasaanku setiap kali berkaca di pagi hari saja ( wajahku manis ), ngga lama kemudian orang yang baca tulisan gue ini langsung jatoh dari kursi komputernya dan lumpuh, trauma baca tulisan busuk di blog gue ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, dikasih minum es teh manis bukannya bersyukur malah mengeluh, "Minuman busuk, kenapa yang disediain bukannya es buah rumput laut yang kayak di Hoka-Hoka Bento itu sih,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun akhirnya lama-kelamaan nenek gue mulai mencium kebusukan gue ini. Setelah seminggu kemudian, nenek gue mulai menyadari bahwa selama beberapa hari berturut-turut kok kayaknya jamnya makin kecepetan sejam ya. Sampai suatu hari nenek gue menemukan di jamnya udah menunjukkan pukul 6 maghrib padahal langit masih terang benderang.&lt;br /&gt;Tipu muslihat gue pun terkuak dan jam Miki Mos tersebut akhirnya diumpetin sama nenek gue.&lt;br /&gt;Saat itu gue memang masih amatiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang gue ingat tentang puasa adalah sewaktu gue kelas 1 SMA, sewaktu gue harus ke rumah Sacha untuk kerja kelompok ngumpulin latihan soal Fisika yang deadline nya hari itu juga, dan gue harus naik ojek untuk sampe ke situ. Gile bener panasnya, gue naik ojek jam 12 siang panas-panasan ke rumah Sacha. Begitu nyampe situ muka gue udah amburadul berantakan banget, bibir udah pindah ke jidad, mata mencong jadi deket kuping, idung di dagu, dst. dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitu gue udah ada di dalem rumah Sacha, sibuk ngerjain soal-soal Fisika ( lebih tepatnya contek-contekan ), tiba-tiba Buli nyeletuk, "Aduuhh aus banget gua, Cha. Tadi naik ojek panasnya ampun-ampunan. Di kulkas lo ada minuman ngga?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sacha masih sibuk sama kertas Fisika nya, "Ada tuh, ada es belewah yang udah jadi malah, ambil aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hening.&lt;br /&gt;Srat sret srat sret hanya ada suara pensil yang digoreskan di atas kertas soal Fisika.&lt;br /&gt;Kemudian gue merasakan godaan itu, tatapan mata tajam yang hendak menyeret gue ke jalan yang sesat.&lt;br /&gt;Saat itu wajah gue innocent banget, kayak wajah cewek-cewek di iklan ponds yang lugu dan ngga sadar kalo dia sebenarnya lagi diperhatikan sama cowok ganteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih cowok ganteng, duduk ngga lebih 2 meter jauhnya dari tempat gue, Buli menatap gue tajam dengan cengiran liciknya dan bilang, "Cis, gua tau lo aus. Gua juga aus. Makan es belewah yuk, Cis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya gue sempet ngga mau gitu, gue memalingkan wajah sambil melipat tangan dan cemberut manja, menolak dengan malu-malu untuk makan es belewah di kulkas rumah Sacha. Namun Buli terus membujuk dan mengiming-imingi gue untuk mengikuti kemauannya ( kok lama-lama ini jadi kayak kisah nyata tragis pengrekrutan PSK di desa-desa gitu ya, padahal kan seharusnya ini ngomongin tentang es buah).&lt;br /&gt;Akhirnya setan pun menang ( setan nya Buli ), malaikat pun kalah ( malaikat nya yeah gue laaaah yaawch ).&lt;br /&gt;Gue sama Buli minum es belewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya gue kira rumah Sacha kosong, cuma ada pembantunya doang. Taunya pas gue lagi berjalan santai sambil melahap es belewah melewati ruang TV, gue melihat ada seorang wanita paruh baya lagi duduk di sova depan TV dan pandangan matanya ngeliatin gue.&lt;br /&gt;Lebih tepatnya ngeliatin gue yang lagi makan es belewah.&lt;br /&gt;Makan es belewah dan saat itu masih sekitar jam 2 siang.&lt;br /&gt;Gue pun langsung buru-buru ngumpetin gelas es buahnya di balik punggung ( useless juga sih sebenernya, toh dia udah liat ), dan gue langsung nyamperin Sacha dan berkata dengan panik, "Cha, itu siapa di ruang TV? Masa gue ke gep lagi makan es buah, Cha. Ngga enak banget gue jadinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Sacha sesantai suara lalet buah di pinggir pantai, "Ohh itu sih eyang gue, tenang aja, eyang gue udah kena stroke, kok. Udah ngga bisa ngomong lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jadi tambah ngerasa bersalah. Jangan-jangan es belewah yang gue makan ini jatahnya dia. Makanya tadi gue diliatin segitu seriusnya.&lt;br /&gt;Ah tapi buang-buang waktu ah mikirin gituan, mendingan gue nambah es belewah lagi terus ngelanjutin ngerjain kertas soal Fisika ( ngga tau diri dan ngga punya hati nurani samasekali ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini gue khatam baca Al-qur'an lagi. Seperti biasanya, semua orang di rumah gue mulai mengelus-elus kepala gue, menyayangi gue dengan penuh cinta kasih, dan memperlakukan gue layaknya anak TK yang baru lancar baca Iqro.&lt;br /&gt;Hampir semua orang di keluarga gue memperlakukan gue seperti memperlakukan anak kecil. Gimana ngga, beda umur gue sama abang dan uni gue 9 dan 8 tahun. Banyak yang setuju kalo gue ini produk kecelakaan.&lt;br /&gt;Bahkan uni gue yakin kalo gue ini sebenernya anak pungut yang ditemuin nyokap gue di pasar malem, gara-gara gue paling beda sendiri. Badan gue kurus, tulang gue kecil banget kayak mainan. Orang yang mau narik tangan gue aja sampe ngga tega, takut begitu tangan gue ditarik bisa-bisa tulang gue patah, seakan-akan gue serapuh itu. Sedangkan abang dan uni gue semuanya punya tulang besar dan badan mereka berisi.&lt;br /&gt;Mungkin selanjutnya gue dan nyokap gue akan nyaingin Manohara main sinetron yang judulnya Anakku Bukan Anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara gue khatam, gue dikasih hadiah sama banyak orang di keluarga gue. Biasanya kepala gue dielus-elus dulu, dibilang anak pintar, terus disalamin tapi begitu salamannya dilepas eh ada duitnya. Belom lebaran tapi gue udah kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menyingkap gorden kamar gue, sekarang pukul 11.40 p.m, hampir tengah malam. Gue tersenyum kecut menatap langit, teringat malam takbiran tahun lalu.&lt;br /&gt;Teringat hal-hal yang udah terjadi setahun belakangan ini. Teringat rasa emosi gue yang meluap setiap kali handphone gue menyalak minta diperhatikan, tanpa ngeliat caller ID nya gue udah tau itu siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin fortune teller itu salah, mimpi bersamaan yang terjadi di malam yang sama itu salah, dan gue yang terus-menerus bersikap toleransi juga salah.&lt;br /&gt;I can change my fate.&lt;br /&gt;Devon Sawa aja bisa kok di film Final Destination.&lt;br /&gt;Kenapa gue ngga bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin 6 bulan lagi, atau mungkin setahun, atau mungkin 10 tahun lagi. Whatever, i dont care. Ngga ada bedanya buat gue. Waktu ngga jadi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menutup gorden kamar gue, naik ke tempat tidur dan merapatkan selimut hingga hampir menutupi kepala, tersenyum kepada Ribby si boneka bebek, karena sekarang Mr. Teddy udah ngga ada lagi ( mudah-mudahan Mr. Teddy senang di tempat barunya sekarang, mudah-mudahan dia ngga kekurangan kasih sayang ).&lt;br /&gt;Gue sudah berubah.&lt;br /&gt;Ini benar-benar yang terakhir kalinya.&lt;br /&gt;Dan gue suka dengan diri gue yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berpuasa semuanya, semoga di dunia ini ada jauh lebih banyak orang yang berubah jadi lebih baik dan tegas dan merasa bahagia karenanya, seperti gue :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-5694664131752781472?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/5694664131752781472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=5694664131752781472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/5694664131752781472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/5694664131752781472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/09/ramadhan.html' title='Ramadhan'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-4478317686635396786</id><published>2009-06-14T15:29:00.002+07:00</published><updated>2009-06-18T20:09:56.322+07:00</updated><title type='text'>Study Tour Bali-Lombok Emperor 2009</title><content type='html'>Tanggal 20 - 23 Mei kemarin, gue dan temen-temen seangkatan gue pergi ke Bali dan Lombok dalam rangka study tour, tapi menurut gue kata-kata '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;study tour&lt;/span&gt;' itu cuma sepik doang soalnya kita di situ kebanyakan main di pantai dan leha-leha.&lt;br /&gt;Kalaupun dibilang belajar, yaitu belajar nawar harga pas belanja oleh-oleh di pasar dengan harga sesadis mungkin dan pas kita mengunjungi Desa Sade suku sasak di Lombok untuk mengadakan penelitian tentang kehidupan mereka yang nampaknya masih purba sekali kutumbaba kutumbaba huha huha.&lt;br /&gt;Intinya, acara ini lebih terasa seperti liburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue packing koper gue yang ukurannya muat untuk memuat baju selama seminggu, dan tidak ketinggalan pula boneka teddy bear gue yang gue beri nama Mr. Teddy, tanpa dia bisa-bisa gue insomnia, dia ikut juga masuk koper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama gue packing, memilah-milah baju dan perlengkapan yang akan gue masukan ke dalam koper, nyokap gue hanya bisa berdiri pasrah di ambang pintu kamar gue, menatap gue yang sedang packing barang-barang dengan nafsu membara dan agresif,  seolah-olah gue ini anak yang memutuskan ingin kabur dari rumah dan ngga akan pulang-pulang lagi selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyokap gue mendesahkan napas dan memandang gue dengan pandangan cemas, "Nak, kamu nanti hati-hati ya di sana. Kamu jangan deket-deket sama orang bule ya, jangan main sama bule Mexico. Mama takut kamu kena flu babi..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubrak. Mendengarkan nasehat cemas nyokap gue, gue jadi membayangkan bermain gundu bersama bule-bule Mexico di pinggir pantai.&lt;br /&gt;Nyokap gue ini memang kreatif sekali imajinasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bahkan sebelum gue berangkat ke airport, nyokap gue mengingatkan gue sekali lagi ; "Ndah, kamu jangan makan sembarangan ya, sayang. Jangan makan babi di situ, nanti kamu bisa kena flu babi..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya sih gue emang sempet kepikiran kepengen ngebakar Eme di pinggir pantai, bersantap babi asin sembari memperhatikan sunset yang terbenam, Eme kan babi islam, berarti ngga haram dong, oh bahagia sekali dan betapa indahnya hidup ini. Tapi, berhubung karena nyokap gue udah terlanjur mengingatkan, dan karena gue ngga berani ngebantah kata orangtua, takut kualat, maka dengan sangat disesalkan, gue mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di dalam bis, gue duduk bersebelahan dengan Nana dan Chia. Dari awal bisnya berangkat, gue memperhatikan Nana yang duduk di samping gue, sibuk dengan telefon di handfon nya, nada suaranya ngga enak, pasti telefon dari Bayu. Nampaknya mereka lagi marahan. Bayu kayak ngga suka Nana pergi ke Bali tanpa dia. Karena Bayu kelas 3, sedangkan acara liburan ini hanya untuk angkatan kelas 2. Dan ditambah lagi Nana satu bis sama anak-anak IPS, temen-temen sekelas gue yang emang kelakuannya rusuh semua dan anak cowoknya genit-genit, padahal Nana anak IPA, yang seharusnya dia satu bis sama orang-orang kalem aliran kebatinan yang beda banget sama temen-temen sekelas gue yang kalo ngomong suaranya sekenceng petasan sunat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal seperti inilah yang selalu membuat gue berpikir seribu kali untuk punya pacar lagi ; adanya berantem-beranteman. Teringat hal-hal seperti ini sering membuat gue mendesahkan napas panjang dan termenung menatap dedaunan di jalan.&lt;br /&gt;Kenapa laki-laki harus terlalu serba overprotektif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika kita udah tiba di airport, Nana mukanya masih asem karena baru berantem sama Bayu. Sekalipun gue selalu berhasil membuatnya tertawa, tetep aja toh mukanya asem-asem juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam pesawat, gue ngga bisa diem. Duduk tenang cuma pas mau take off doang sama pas landing, tapi selama pesawatnya mengudara dengan stabil, gue keluyuran kesana-kemari di gang pesawat, ngerebut kursi orang, foto-foto, ketawa-ketawa, ngejailin orang, terus keluyuran lagi, begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu ada salah seorang awak Garuda Indonesia nya yang gue lupa jabatannya apa, tapi yang jelas gue manggil dia om pilot, karena dia pake jas rapi kayak pilot. Anak-anak 81 dan guru-gurunya sempet tanya-tanya gitu ke dia tentang pesawat terbang dan hal-hal semacamnya, sementara itu gue sempet foto-foto rame-rame sama om pilotnya dan temen-temen gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu gue pake kaos yang di double sweter Hard Rock gue yang kebesaran dan celana pendek jeans di atas lutut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjosxlU8fXI/AAAAAAAAAGc/3RymYpt1ZgE/s1600-h/4292_1134546973980_1536486451_322996_5035341_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjosxlU8fXI/AAAAAAAAAGc/3RymYpt1ZgE/s320/4292_1134546973980_1536486451_322996_5035341_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348636737801059698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bu Grace, Chia, Nana, Dea, gue (holding Mr. Teddy), and Om Pilot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue baru selesai foto-foto bersama om pilot dan temen-temen gue, ketika gue membalikkan badan hendak jalan-jalan ke seat di deretan belakang dan tiba-tiba semua orang di belakang gue tertawa terbahak-bahak, maka gue pun membalikkan badan, merasakan ada sesuatu yang tidak beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba om pilot itu memberikan isyarat ke arah bagian bawah belakang sweter gue dan bilang dengan nada malu, "Mbak, itu talinya jatoh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tali?&lt;br /&gt;Tali apa?&lt;br /&gt;Seinget gue, gue ngga bawa-bawa tali jemuran pas lagi packing.&lt;br /&gt;Tali pocong juga engga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, dengan gugup gue pun meraba-raba bagian bawah belakang sweter gue yang kebesaran, dan merasakan ada sesuatu yang tipis, pipih dan panjang menggantung di sana, terjepit celana pendek gue, What the?&lt;br /&gt;I mean, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OH MY GOD!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gue langsung menariknya dan memegangnya di hadapan gue, tali beha gue copot sebelah, dan dengan dungunya gue memegangnya tinggi-tinggi di udara, sehingga semua orang yang ada di situ bisa melihat dengan jelas, dan mereka semua langsung tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya sih gue merasa ngga enak dan menundukkan kepala dengan malu-malu, tapi berhubung karena gue bukan tipe orang yang pemalu dan jaim, gue menganggapnya lucu dan ngga tahan, bukannya langsung ngumpetin tali beha yang copot itu, gue malah ikut ketawa-ketawa juga. Malah tali behanya sempet dipinjem temen-temen gue dulu buat main ketapel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;Gue dicengin sama semua temen-temen gue, guru-guru gue juga semuanya pada ikutan ketawa dan ngecengin gue, bahkan om pilot itu juga ikut menertawakan gue. Dan gue yakin sepulangnya gue dari Bali, insiden Tali-Beha-Copot-Di Pesawat ini akan menjadi bulan-bulanan gue selama di sekolah nanti. Sungguh mengenaskan ya nasib gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita tiba di Bandara Ngurah Rai, kita semua dikalungkan rangkaian bunga berwarna putih dengan semburat kekuningan di tepinya. Sebenarnya bunga itu oke sih, tapi entah kenapa gue ngga suka nyium baunya. Kayak bau kuburan *yaaah buka kartu, ketawan deh suka maen di kuburan, bergaul dengan abang-abang tukang cendol dan dangdutan bareng pocong*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotelnya sendiri di daerah Denpasar, di daerah Patih Jelantik. Sebenarnya hotelnya lumayan bagus dan cozy, cuma sayangnya jaraknya jauh banget dari Kuta, hal yang sempat membuat gue cemas karena Hard Rock Cafe Bali persis di depan Kuta, and i have to find a way to get my friends there to celebrate my birthday party.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sampe di hotel pukul setengah satu malam WITA. Badan gue udah pegel banget, belum lagi harus nyeret-nyeret koper gue yang beratnya luarbiasa. Dan begitu kunci kamar dibagiin, ternyata gue dan temen-temen gue kedapetan kamar paling pojok.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JENGJENGJENGJEEEEENGGG...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sekamar bareng Nana, Chia, Dea, dan Imha. Dan kita berlima memandang pintu kamar itu sambil menelan ludah dan saling melempar pandangan cemas ke arah satu sama lain.&lt;br /&gt;Akhirnya kita pun membuka pintu kamar itu, menyalakan lampu, dan mulai memberi salam, "Assalamu'alaikum," keringet dingin mulai mengucur, ketakutan ngebayangin yang macem-macem karena banyak yang bilang 'mampus' kita kedapetan kamar paling pojok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu di dalam kamar, kita pun mulai membuka koper masing-masing, ganti tank top sama celana pendek buat tidur. Di dalam kamar itu ada dua double bed yang dipisahkan meja telefon ditengah-tengahnya. Tapi berhubung karena kita terlalu takut untuk tidur terpisah, jadinya mejanya kita tarik dan tempat tidurnya kita satuin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu sekitar jam 2 malam ketika kita semua masih pada rusuh, ketawa-ketawa, mengenakan pakaian seadanya, ketika tiba-tiba pintu kamar diketuk dan begitu dibuka, kita semua yang ada di kamar itu melongo ngga percaya.&lt;br /&gt;Bayu berdiri di ambang pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua langsung menyalak, "&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAGA, BAY!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Lo naik apa ke sini? Lo ngapain di Bali? Lo ke sini sama siapa? Astaghfirullah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Bayu udah ada di Bali semenjak Selasa malam, dia mau ngasih surprise buat Nana ; pura-pura marah-marah padahal sebenernya dia mau ngasih kejutan buat Nana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua langsung pada rusuh ; "Jieeeeehh Naaanaa... So sweet banget pacarnyaaa..." kalo berantem-beranteman sama pacar sih emang paling malesin, tapi kalo ending nya kayak begini sih, yang begini nih gue paling suka hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana yang sedari tadi mukanya asem langsung digantikan dengan wajah takjub bahagia. Melihat Nana yang udah tersenyum kembali membuat gue jadi lebih rileks. Karena gue ngga suka kalo ada seorangpun temen gue yang tampangnya sedih, gue akan lakukan apapun semampu gue untuk membuat temen gue itu tersenyum lagi.&lt;br /&gt;And now, she's happy :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Bayu pun jadi main di kamar kita, dia duduk ngobrol sama nana di deket pintu, sementara itu kita semua kembali meneruskan aktivitas ketawa-ketawa, main tubruk-tubrukan dan timpa-timpaan di atas kasur, kayaknya kita udah ngga nganggep kalo Bayu ada di situ, melihat segala macam aktivitas autis kita. Dan dia juga pasti istighfar banyak-banyak berdoa kepada Allah, kenapa pacarnya harus berteman dengan orang-orang seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian, tiba-tiba bel pintu kamar gue berdering. Kita semua langsung liat-liatan dan langsung panik buru-buru menyembunyikan Bayu di dalam kamar mandi. Takutnya kalo sampe ada yang ngeliat Bayu di dalam kamar kita orang-orang pasti mikirnya akan macem-macem, padahal dia cuma ngobrol di deket pintu sama Nana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue pun membuka pintu, dan tampaklah seorang mas-mas dengan seragam hotel berdiri di ambang pintu, dia bilang, "Permisi, saya datang karena tadi ada yang complaint dari kamar ini minta wastafelnya dibenarkan, ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan temen-temen gue langsung mengerutkan alis dan saling liat-liatan, ngga ada satupun dari kita yang complaint apapun tentang wastafel kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas-mas itu pun mulai melangkah hendak memasuki kamar gue, namun kedua tangan gue terentang lebar menahannya, memblokir jalan masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, toilet kamar gue itu adanya persis di sebelah kiri setelah pintu masuk. Dan saat itu, pintu toiletnya terbuka dan ada kaca yang memantulkan bayangan Bayu yang sedang ngumpet di deket bath tub. Jadi, kalo mas-mas itu melangkah masuk sedikit saja, maka Bayu pasti bakalan ke gep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue buru-buru berkata dengan cepat, "Engga kok, Bli. Wastafel kamar kita baik-baik aja. Dan kayaknya ngga ada satupun dari kita yang complaint. Makasih ya, Bli." gue buru-buru menutup pintu kamar seperti menghindari pengemis yang minta sumbangan dan setelah menutupnya, menghembuskan napas lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayu pun keluar dari tempat persembunyiannya dan kembali ngobrol dengan Nana di dekat pintu.&lt;br /&gt;Namun ngga ada satupun dari kita yang membahas tentang complaint entah dari siapa itu. Kita semua lebih memilih untuk melupakannya.&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;div class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="2267963674028131613"&gt;&lt;/a&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;Dan kemudian aktivitas rusuh ketawa-ketawa, tubruk-tubrukan, dan main timpa-timpaan itu pun diteruskan kembali. Ketika tiba-tiba guru psikologi gue ada di depan pintu kamar, mengetuk-ngetuk pintu kamar gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ASTAGHFIRULLAHALAZIM&lt;/span&gt;, kita semua langsung kelimpungan panik ngga tau harus nyembunyiin Bayu dimana. Akhirnya gue pun mengusulkan untuk ngumpetin Bayu di dalem lemari baju. Bayu pun setuju, dan akhirnya dia pun meringkuk masuk ke dalem lemari baju. Kita menutup pintu lemari dan buru-buru membuka pintu kamar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Kita semua ngomong dengan nada polos dan wajah innocent, "Eeeh ada ibu, apa kabar, bu? Kenapa bu, malem-malem gini main ke kamar kita?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Grace bilang, "Ngga apa-apa, ibu cuma mau bilang, kalian jangan berisik ya, Nak. Soalnya bule yang tidur di lantai atas kamar kalian barusan keluar kamar, marah-marah, katanya dia ngga bisa tidur gara-gara kalian berisik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ooh, kirain apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita langsung tersenyum dan mengiyakan, "Ooh, iya deh bu. Kita ngga berisik lagi. Maaf ya, bu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjouC-oUmII/AAAAAAAAAGk/THURcDyvAj4/s1600-h/bayu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjouC-oUmII/AAAAAAAAAGk/THURcDyvAj4/s320/bayu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348638136162621570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bayu di dalem lemari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pintu ditutup.&lt;br /&gt;Kita pun segera membuka pintu lemari, mengeluarkan Bayu yang meringkuk di sana. Kasihan banget deh si Bayu ini udah kayak buronan, diumpetin mulu daritadi kayak panu aja.&lt;br /&gt;Bayu pun pulang sekitar jam 3 kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan temen-temen sekamar gue pun bisa dibilang hampir ngga tidur samasekali, karena beberapa jam kemudian kita semua harus stand by di loby untu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;k acara main water sport di daerah Tanjung Benoa.&lt;br /&gt;Awalnya gue udah sempet bimbang gitu, agak males main water sport karena pasti abis itu kulit gue jadi merah kayak babi dan bahkan mungkin terbakar. Kulit gue suka perih kalo kelamaan kena matahari.&lt;br /&gt;Tapi begitu sampe di depan pantainya, gue berubah pikiran samasekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetan dengan kulit merah kayak tomat, gue langsung mengoleskan sun block, copot sendal, dan langsung lari-lari kesenengan ngeliat mainan terbang di atas laut.&lt;br /&gt;Rupanya itu parasailing. Ya, gue ingin main itu. Sekalipun sebenernya gue takut ketinggian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue pun main parasailing. Gue dipakein baju parasut gitu, banyak simpul dan tali kuncian. Dan ketika perahu boat nya menarik tali parasutnya, gue langsun&lt;/p&gt; &lt;p&gt;g terbang ke atas. Dan begitu gue sampe di atas, rasanya gue kayak ada di dalam film The Beach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjovNDTNyZI/AAAAAAAAAGs/gMDGQ_1lHTU/s1600-h/beach+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjovNDTNyZI/AAAAAAAAAGs/gMDGQ_1lHTU/s320/beach+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348639408726591890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yeay! We love the beach!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjow1mXQyZI/AAAAAAAAAG8/u66s1-liF5g/s1600-h/beach+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjow1mXQyZI/AAAAAAAAAG8/u66s1-liF5g/s320/beach+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348641204845201810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I just got off after playing parasailing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjowAJw23gI/AAAAAAAAAG0/ACuRRrwfM8g/s1600-h/beach+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjowAJw23gI/AAAAAAAAAG0/ACuRRrwfM8g/s320/beach+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348640286634860034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beach boys and beach girls&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjox7ARiBuI/AAAAAAAAAHE/tdRY4eZQT0A/s1600-h/beach+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjox7ARiBuI/AAAAAAAAAHE/tdRY4eZQT0A/s320/beach+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348642397211461346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gue, Dea, and Chia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjoyl-AojFI/AAAAAAAAAHM/Ota2uaZa7Ac/s1600-h/beach+6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjoyl-AojFI/AAAAAAAAAHM/Ota2uaZa7Ac/s320/beach+6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348643135338089554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Tanah Lot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lautnya jernih banget warna hijau kebiru-biruan, dan dari atas situ gue bisa melihat pantai-pantai yang lainnya di sekeliling Bali. Angin sepoi-sepoi berhembus di udara menerpa wajah gue. Sumpah, rasanya gue ingin hidup seperti itu terus. Hidup di pinggir pantai, makan kelapa muda, bikin istana pasir, tertawa-tawa di bawah pohon yang teduh dan semacamnya. Jauh dari Jakarta. Jauh dari hal-hal yang selalu bikin kepala gue penat. Jauh dari kotoran-kotoran dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang gue tau kenapa di film The Beach, orang-orangnya punya pemikiran seperti itu.&lt;br /&gt;Cause the beach could really release your stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue juga naik boat ke Pulau Penyu, main di pantai, berteduh di bawah pohon, ngumpul-ngumpul sama temen-temen gue dan foto-foto. Tadinya ditawarin main jetski sama banana boat juga, tapi berhubung gue males basah-basahan satu badan, jadinya gue ngga main itu.&lt;br /&gt;Mandinya ribet di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jalan-jalan seharian, kita nyampe di hotel jam setengah sepuluh malam WITA. Gue dan temen-temen gue bersiap-siap hendak ke Hard Rock Cafe Bali untuk merayakan ulangtahun gue. Namun ketika kita sedang sibuk ganti baju dan berdandan, koridor di depan kamar anak-anak cewek tiba-tiba rusuh, banyak yang pada teriak-teriak panik gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita check keluar, katanya ada yang jendela kamarnya diketok-ketok dari luar sama entah siapa. Saat itu di koridor luar sungguh sangat amburadul sekali, banyak yang panik keluar kamar masih pake handuk, rambutnya berantakan lagi di hair dryer, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika gue turun ke loby hotel bersama temen-temen gue, hendak menuju Hard Rock Cafe Bali, beberapa orang temen-temen gue yang lainnya sedang mengobrol cemas, "... Setiap kamar ditelefonin sama entah siapa... Katanya hari ini malam upacara pengusiran setan karena sekarang lagi malam Jum'at... Nanti malam setiap jendela kamar akan diketuk dari luar... Itu tandanya pengusiran setannya sedang berlangsung..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menghentikan langkah gue dan menatap mereka semua dengan bersungguh-sungguh, "You have God, right?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen gue mukanya pada cengo' semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue melanjutkan, "Yeah, You have God, right? Do you believe in your God? I do believe in my God. So, what are you afraid of? Its your God that you have to be afraid of. No others." setelah mengatakan itu gue langsung meneruskan berjalan menuju mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen gue nampak terperangah dengan ucapan gue barusan, dan gue bisa melihat beberapa di antara mereka udah tampak ngga setegang sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata, yang nelefon-nelefon tentang upacara pengusiran setan ke setiap kamar itu adalah kerjaan anak-anak cowok yang iseng mau nakut-nakutin kamar anak-anak cewek. Yang ngetok-ngetok jendela itu juga ternyata kerjaan anak-anak cowok.&lt;br /&gt;Kampret emang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;However, gue dan temen-temen sekamar gue tetep ngga tau siapa yang nelefon resepsionis malam sebelumnya dari kamar gue, minta wastafel toilet dibenerin. But we just forget it and never talked about it ever since.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dari Hard Rock Cafe Bali, lagi-lagi kita ngga tidur. Tapi begadang untuk packing karena jam setengah lima pagi WITA, kita udah harus berangkat menuju pelabuhan untuk naik kapal pertama yang menyebrang ke Lombok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat itu sekitar jam 3 pagi, ketika gue dan semua temen-temen gue lagi pada sibuk merapikan koper, dan gue ingin pipis. Aduh gue kebelet ngga tahan banget kepingin pipis gimana dong.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Gue bilang ke Dea, "De, ntar dulu dong packing nya, gue pingin pipis nih, temenin ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serentak saat itu juga semua temen-temen gue yang lagi pada packing langsung menoleh dan mereka semua langsung ngomong bersamaan dengan nada dramatis, "&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;YOU HAVE GOD, RIGHT? DO YOU BELIEVE &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IN YO&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UR GOD? I DO BELIEVE IN MY GOD...!!! N&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKAKAKAKAK....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kaaaaaaammpreeeettt&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; gue kepingin pipis eh mereka masih sempet-sempetnya ngecengin gue dan ketawa-ketawa ngakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana ngakak, "Lo gimana sih, Cis? Tadi di loby ngomongnya lo berani. Sekarang mau pipis aja minta ditemenin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ngeles, "Gue kan ngomong gitu bukan berarti gue berani beneran, Na. Udah tau gue penakut. Gue tuh ngomong gitu cuma buat nyenengin diri gue sendiri aja. Udah buruan temenin gue pipis, udah kebelet nihh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue pun ditemenin pipis sama Dea, bahkan ditungguin mandi juga gara-gara gue takut di kamar mandi sendirian.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, gue emang penakut banget. Gue takut akan banyak hal. Gue takut gelap, takut setan, takut kecoa, takut petir, takut suasana sunyi, takut sama patung manekin, takut sama kolam renang, takut sama air hujan, takut sama supir taksi, dan masih banyak lagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah 4 jam perjalanan menyebrang lautan naik kapal feri, kita pun tiba di Pulau Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjozgtMbBVI/AAAAAAAAAHU/OYcIvy5dGQY/s1600-h/beach+7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjozgtMbBVI/AAAAAAAAAHU/OYcIvy5dGQY/s320/beach+7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348644144436413778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At the deck&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo0JFvRHMI/AAAAAAAAAHc/AWvdj6v7CD0/s1600-h/beach+8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo0JFvRHMI/AAAAAAAAAHc/AWvdj6v7CD0/s320/beach+8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348644838219783362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hhmm... Bisa dibilang Lombok ini daerahnya masih sepi banget, walaupun sebenarnya pantainya ngga kalah bagus sama Bali. Tapi kalo diliat dari bangunan-bangunan yang gue lihat sepanjang perjalanan, hampir semuanya merupakan bangunan lama dan semua yang ada di situ sangat tradisional sekali dan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gue mengunjungi Desa Sade suku sasak. Desa ini letaknya agak di pedalaman, dan begitu gue menginjakkan kaki memasuki wilayah perkampungan, gue ngga bisa menahan diri gue untuk tidak menganga dan menatap desa tersebut dengan tatapan terpukau.&lt;br /&gt;I mean, gue terkejut bahwa ternyata memang masih ada bentuk kehidupan yang seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo053BTmjI/AAAAAAAAAHk/jEcIJhpDB_I/s1600-h/beach+10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo053BTmjI/AAAAAAAAAHk/jEcIJhpDB_I/s320/beach+10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348645676082502194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo1lBZj5DI/AAAAAAAAAHs/ARVF9PLP3U0/s1600-h/beach+9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo1lBZj5DI/AAAAAAAAAHs/ARVF9PLP3U0/s320/beach+9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348646417602962482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Opening performance from Desa Sade suku sasak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gue merasa kagum bahwa ternyata ada orang yang bisa bertahan hidup dengan rumah beratap alang-alang yang direkatkan, dinding rumah berupa bilik kayu yang dianyam, lantai yang terbuat dari tanah liat, dan yang terpenting, pasokan listrik sungguh amat sangat minim di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue heran kok masih ada aja ya orang yang seneng menjalani hidupnya seperti ini, tanpa chanel MTV, tanpa AC, tanpa laptop, tanpa rice-cooker, dan segala hal elektronik yang memudahkan hidup kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalo gue ditaro di situ, di suruh tinggal di desa seperti itu selama seminggu, sebelum matahari terbit di hari kedua gue pasti udah kabur naik rakit menuju daerah perkotaan. Dan begitu sesampainya di kota, hal pertama yang akan gue cari adalah TV dan KFC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hebatnya mereka nampak bahagia sekali dengan kehidupan mereka yang begitu sederhana seperti itu. Mereka memasak menggunakan kayu bakar kering yang diambil di hutan, mereka masih menggunakan sumur tradisional, dan yang hebatnya, mereka tidur berdekatan dengan tungku api di dapur, mereka bilang asapnya berfungsi untuk mengusir nyamuk di malam hari. Jadi kayak semacam obat nyamuk bakar gitu.&lt;br /&gt;Kalo gue yang tidur di situ sih mungkin napas gue udah sesak naik turun hampir mati asma gue kambuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya ngga semua orang di desa itu yang bisa ngomong bahasa Indonesia, mereka rata-rata pakai bahasa daerah Lombok, dan gue selalu kebingungan setiap kali gue menanyakan sesuatu pada salah satu di antara mereka, dan jawabannya selalu di luar kemampuan gue untuk menerka-nerka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu gue sedang berjalan-jalan menelusuri desa tersebut, kemudian gue menghampiri dan menyapa seorang ibu-ibu paruh baya yang sedang menenun di teras rumahnya dengan senyuman hangat dan penuh dengan gelombang persahabatan, "Permisi, Bu. Aku dari SMA 81 Jakarta yang lagi mengadakan penelitian di sini. Kalau boleh tau, nama ibu siapa ya?" gue mulai menyiapkan buku hijau gue dan pensil di tangan, siap menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ibu-ibu itu menengadah dari tenunannya, menatap gue dengan bingung seolah gue ini gorila hutan yang suka ikut campur, dan dia meneriakkan sesuatu kepada sekumpulan anak muda yang sedang duduk-duduk di sebuah saung mini di dekat-dekat situ, "Wahuha wahuha, kakaka makiakakau , kutumbaba kutumbaba..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beberapa anak muda di saung tersebut menjawab, "Makika akika wahuha, kutumbaba ni hao ma wa ce lei tao ming she..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu berkata lagi, "Wakaka wa ce lei tao ming she, akika bakar bakar..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama percakapan sahut-menyahut itu berlangsung, gue hanya bisa melongo dan memandang mereka bergantian, tangan gue masih memegang pensil dan dalam keadaan siap menulis, namun gue samasekali ngga ngerti harus nulis apa dan merespon apa, gue hanya bisa melongo terus sampe mungkin mulut gue kemasukan lalet.&lt;/p&gt;Untungnya, ngga lama kemudian gue ketemu sama salah seorang anak muda desa itu, dia laki-laki, tinggi badannya rata-rata, gue menebak umurnya mungkin sekitar delapan belas sampe dua puluh tahun. Dia bersedia bermurah hati mengantarkan gue dan temen-temen gue berjalan-jalan mengitari kampung dan menjelaskan semuanya.&lt;br /&gt;Gue dan temen-temen gue pun berjalan masuk menelusuri wilayah perkampungan desa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untungnya lagi, dia bisa ngomong bahasa Indonesia. Alhamdulillaaaah, akhirnya gue ngga harus dengerin omongan-omongan aneh orang-orang yang gue coba ajak bicara di situ, dan mengangguk-anggukkan kepala pura-pura dengerin dan ngerti, padahal gue samasekali ngga nangkep yang mereka omongin apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal paling menarik yang dijelaskan oleh cowok itu adalah tradisi perkawinan di desa tersebut, namanya kawin lari. Dan menurut gue mungkin ini memang hal paling unik yang pernah gue dengar selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, di Lombok itu, anak ceweknya boleh punya pacar lebih dari satu. Cewek di situ bisa punya pacar sampe tiga, atau lima, atau bahkan lima belas dalam satu waktu. Tapi jarang ada cowok yang punya pacar banyak-banyak. Karena setiap kali cowoknya dateng ke rumah ceweknya, dia harus bawa 2 kg gula tiap sekali datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, misalkan cowok yang pertama datang ke rumah ceweknya, dia bawa 2 kg gula. Kemudian mereka berdua pacaran dan ngobrol-ngobrol di rumah.&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian, datanglah cowok kedua, dia bawa 2 kg gula juga. Cowok pertama harus tau diri, begitu datang cowok kedua, dia harus pamit dan gantian sama cowok kedua.&lt;br /&gt;Kemudian cowok kedua itu masuk, pacaran dan ngobrol-ngobrol di dalam rumah.&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian, datanglah cowok ketiga, dia bawa gula 2 kg juga. Cowok kedua harus tau diri, dia harus pamit dan gantian sama cowok ketiga.&lt;br /&gt;Dan begitu seterusnya, akan datang cowok-cowok yang lain lagi bawa 2 kg gula.&lt;br /&gt;Anak desa yang membimbing gue dan temen-temen gue itu pun bilang, bahwa penyakit terbanyak di Lombok adalah diabetes.&lt;br /&gt;Hahaha yaaeeyaaalaaahh, menurut loooh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang uniknya lagi, setelah sekian lama pacaran dan di selingkuhin sama banyak cowok, cowok yang suka sama cewek ini harus menculik cewek tersebut. Dalam tradisi penculikan ini, ada dua syarat, yaitu menculiknya harus malam hari ketika cewek itu sedang berada di rumah, dan yang kedua, orangtua cewek itu ngga boleh tau kalo anaknya mau diculik, kalo sampe tau, berarti penculikan itu gagal dan ngga sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalo penculikan tersebut berhasil, si cowok akan membawa ceweknya itu ke rumah temannya dan mereka bermalam di situ. Keesokkan paginya, akan datang utusan adat yang mendatangi rumah orangtua cewek tersebut, utusan adat itu akan mengumumkan bahwa anak mereka semalam diculik dan akan segera menikah dengan si anu.&lt;br /&gt;Dan yang uniknya, orangtuanya harus setuju dan merestui. Mereka ngga banyak cincong dan segera melangsungkan pernikahan yang sesuai dengan adat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gue bilang kepada anak muda tersebut, gue mencoba sebisa mungkin menggunakan aksen Lombok, tapi entah kenapa lebih terdengar seperti aksen Batak, "Kalau kami, di Jakarta sana, kami diculik supir taksi. Kami tidak diajak kawin sama dia, tapi kami dipalakin."&lt;br /&gt;Mendengar ini, anak muda itu tertawa, dan temen-temen gue yang lainnya juga pada tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mengadakan penelitian di desa tersebut, gue pun pergi ke tempat yang lupa apa ya namanya, kalo ngga salah namanya Pasir Putih. Di situ pantainya sepi banget, beda banget sama pantai di Bali yang dimana-mana banyak pengunjung.&lt;br /&gt;Pasirnya warna putih, benar-benar putih kayak bubuk susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo20lLfN3I/AAAAAAAAAH8/sepmo6y67tA/s1600-h/beach+11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo20lLfN3I/AAAAAAAAAH8/sepmo6y67tA/s320/beach+11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348647784417277810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Pasir Putih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Hal menarik yang terjadi ketika gue berada di sini adalah : ini pertama kalinya gue boker gelap-gelapan tanpa lampu, dan airnya harus nimba dulu dari sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah gue bilang kan, kalo Lombok itu daerahnya masih sederhana dan tradisional banget?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu sekitar jam enam lewat, langit sudah mulai menggelap, air laut sudah mulai pasang, semua anak sudah selesai main dan foto-foto di pantai, semuanya mulai naik bis masing-masing, kita hendak pergi makan malam di restoran dulu kemudian ke hotel.&lt;br /&gt;Namun beberapa guru dan anak murid ada yang butuh pergi ke toilet, gue dan Nana adalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan nana pun berjalan menuju toilet umum yang letaknya beberapa puluh meter dari tempat parkiran bis. Namun begitu tiba di depan toilet, gue dan Nana saling berpandangan. Toiletnya gelap ngga ada lampu, ngga ada listrik di situ. Dan di depan toilet tersebut ada sebuah sumur, yang artinya sebelum masuk ke toilet dan menunaikan tugas suci ( baca : boker), kita harus menimba air terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana bilang, "Aduh, mati nih kita, Cis. Restorannya kan satu setengah jam perjalanan dari sini, bisa mejret di bis gue kalo gue tahan-tahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bilang, "Yaudah, Na, boker di sini aja." gue menggigit bibir dan mengintip bagian dalam toilet, "Aduuh, di dalem gelap, Na. Ngga ada lampu. Gue kan takut gelap, apalagi kalo gelapnya di kamar mandi. Masa gue boker di rumput?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana mengusulkan ide, "Kita boker berdua aja yuk, Cis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mikir dua kali, gue pun langsung mengiyakan. Karena emang selama liburan itu hampir tiap ke kamar mandi gue selalu ditemenin, ngga berani ditinggal sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, gue dan Nana pun memasuki toilet umum yang gelap, suram, dan bau itu. Yang boker duluan Nana, soalnya dia udah kebelet banget. Sementara itu, gue berdiri di dalem toilet di deket pintu, sambil nyalain lampu layar handfon gue, biar seengga-engganya kita ngga buta-buta amat di dalem situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas gue lagi berdiri ngejagain pintu dan mencet-mencet tombol handfon gue biar lampunya ngga mati, tiba-tiba gue mencium bau boker di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue langsung menyalak, "Anjrit, bau apaan tuh, Na? Lo boker ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana sewot, "Yaiyalah gue boker. Emang tujuan kita ke sini ngapain lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue mengerutkan dahi, "Ya tapi baunya ngga gitu juga kali, Na. Aduh bisa pingsan nih gue, baunya kayak bau sulfur..." ( padahal gue ngga tau bau sulfur kayak apa, asal ngomong aja, taunya pas gue nyampe Jakarta dan nanya uni gue bau sulfur itu kayak apa, dia bilang baunya mirip sabun mandi ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Nana mau nyirem toiletnya, ternyata air di ember abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana panik, "MATI LO, airnya abis, Cis!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue juga panik, tapi bingung harus ngapain, "Jaah, gimana dong, Na? Apa gue ngambil air dulu ke depan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana terdengar mendesak dan histeris, "Iya, Cis, buruan, Cis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue pun keluar toilet dulu, hendak mengambil air. Untungnya ada seorang ibu-ibu yang nampaknya pemilik bisnis toilet umum tersebut, dan yang lebih melegakannya lagi, dia bersedia menimba air buat gue dan Nana, dan gue pun membantunya membawakan ember berisi penuh dengar air ke dalam toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nana selesai, giliran gue yang boker. Gue sih kalo boker cepet, hanya dengan sekali hitungan kontraksi yang telah diperhitungkan, dikonsepkan, dan direncanakan dengan matang-matang, biasanya akan terjadi begitu saja dengan spontan, mulus, dan sukses. Dan gue kalo abis boker, jarang meninggalkan bau dan jejak. Soalnya biasanya gue selalu bawa parfum kecil kemana-mana yang selalu gue semprotkan ke udara setiap kali gue merasa ngga nyaman karena bau.&lt;br /&gt;Gue adalah orang yang paling rewel kalo nyium bau ngga enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, setelah turun dari kapal feri menyebrang lautan menuju Bali lagi, kita belanja oleh-oleh di sebuah toko besar yang bernama Krisna. Gue belanja banyak abis, sampe-sampe uang cash gue abis dan gue harus minjem duit temen gue dulu karena sistem kasir di situ ngga bisa pake ATM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah belanja, gue pergi makan malam di Jimbaran Bali. Salah satu menu yang paling gue rekomendasikan di sana adalah kerang saus padangnya. Gile itu makanan enak bener, gue paling doyan kerang kalo makan di restoran seafood, gue bisa ngabisin sepiring penuh porsi 3 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo3pZ1FLeI/AAAAAAAAAIE/BQSI6VGxGmw/s1600-h/beach+12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo3pZ1FLeI/AAAAAAAAAIE/BQSI6VGxGmw/s320/beach+12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348648691903573474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo3zcj4AwI/AAAAAAAAAIM/sLLY5mZjuwY/s1600-h/beach+13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo3zcj4AwI/AAAAAAAAAIM/sLLY5mZjuwY/s320/beach+13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348648864435405570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Jimbaran, Bali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, malam itu kita buru-buru banget. Karena malam itu malam minggu, dan kita harus tiba di airport sebelum jam 10, untuk take off domestic flight Garuda Indonesia yang pukul 11 malam. Begitu sampe di Bandara Ngurah Rai, gue masih sempet-sempetnya aja belanja lagi, hahaha temen-temen gue pada geleng-geleng kepala ngeliat gue belanja terburu-buru di salah satu toko di deket pintu tempat ngurus boarding pass.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo4KZPDIiI/AAAAAAAAAIU/f9LevRfYpvE/s1600-h/beach+15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sjo4KZPDIiI/AAAAAAAAAIU/f9LevRfYpvE/s320/beach+15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348649258679738914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Bandara Ngurah Rai, Bali (Farewell Bali! Hiks)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gue tiba di Jakarta hari Minggu tanggal 24 Mei pukul 1 pagi, dan baru nyampe rumah jam 3 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, setiap kali gue melihat-lihat foto-foto gue dan temen-temen gue selama liburan di Bali - Lombok sana, rasanya gue kangen banget keinget saat-saat kita main di pantai, saat kita ketawa-ketawa di bis malem-malem gilir-giliran minum susu kuda liar Bali dan setelah minum itu mereka pada meringkik kayak kuda, saat-saat kita ketawan nyelinap kabur malem-malem untuk jalan-jalan keluar dan gue yang harus berdebat sama guru yang jadi ketua panitia acara study tour tersebut dan akhirnya dibolehkan sama dia asalkan kita ngga pulang kemaleman dan ketinggalan rombongan yang akan berangkat besok pagi, saat-saat kita tidur kecapean kepalanya saling sender-senderan sederet bangku di atas kapal feri, bahkan saat tali beha gue copot di atas pesawat dan gue ditertawakan semua orang termasuk om pilot Garuda Indonesia nya, gue kangen semuanya.&lt;br /&gt;Semuanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;" ... Here in this diary,&lt;br /&gt;I write you visions of my summer,&lt;br /&gt;It was the best i ever had,&lt;br /&gt;There were choruses and sing alongs,&lt;br /&gt;And that unspoken feeling,&lt;br /&gt;Im knowing that right now is all that matters...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... Being grown up, isnt half as fun as growing up,&lt;br /&gt;These are the best days of our lives,&lt;br /&gt;The only thing that matters is just following your heart,&lt;br /&gt;And eventually, you'll finally get it right..."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, suatu hari nanti kita harus liburan ke pantai lagi ya haha, you guys are &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;ROCK&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-4478317686635396786?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/4478317686635396786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=4478317686635396786' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/4478317686635396786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/4478317686635396786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/06/tanggal-20-23-mei-kemarin-gue-dan-temen.html' title='Study Tour Bali-Lombok Emperor 2009'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SjosxlU8fXI/AAAAAAAAAGc/3RymYpt1ZgE/s72-c/4292_1134546973980_1536486451_322996_5035341_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-1739822648563980139</id><published>2009-05-27T06:49:00.003+07:00</published><updated>2009-05-28T12:43:53.847+07:00</updated><title type='text'>Happy Birthday, Buncis :)</title><content type='html'>Tanggal 15 Mei kemarin gue berulangtahun yang ke-17, wow hebat juga ya kalo dipikir-pikir, ada buncis yang bisa hidup selama 17 tahun dan belum layu, membusuk, dan diperkosa massal oleh ulat. Karena gue bukan buncis biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 15 Mei kemarin, tepatnya hari Jum'at, gue datang ke sekolah dengan langkah biasa-biasa aja ; tubuh tegap, pantat kencang, tangan terayun di kedua sisi, wajah tersenyum ceria seperti cewek-cewek di iklan sampo, semuanya biasa-biasa aja.&lt;br /&gt;Tidak ada yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika gue tiba di kelas, gue udah mulai berwaspada ngeliat siapa aja yang masuk hari ini . Temen-temen sekelas gue ; wajah brutal semua, bekas luka jahitan abis ketangkep nyopet di stasiun kereta api terpampang melintang di wajah, bau ketek yang menyengat tandanya badan belum digosok berminggu-minggu menguar tercium di udara, rambut gimbal, gigi hitam, dan kelakuan brutal semua kayak anak kera liar ; teriak-teriak, main capsa, ngipas-ngipas ketek, dst.&lt;br /&gt;Kecuali gue, yang berjalan kalem dengan langkah malu-malu dan wajah lugu tanpa dosa samasekali. Gue ibaratnya permata di tengah-tengah kotoran babi.&lt;br /&gt;Langka dan berharga sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue males masuk kelas, karena 3 jam Matematika ngga ada gurunya, ngga meaning banget, jadinya gue berencana tidur di UKS aja seharian, karena malemnya gue kurang tidur, mata gue ngantuk banget bengkak segede bola tenis.&lt;br /&gt;Lalu dimulailah adegan merintih di depan meja piket, gue mengiba-iba dengan wajah yang ucul, bisul, tuyul, dan gaul untuk meminta kertas izin masuk UKS.&lt;br /&gt;Kertas diberikan, gue pun tidur dengan nyenyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibilang gue ini punya kepuasan tersendiri saat tidur kelamaan di kasur. Gue suka banget tidur. Waktu baru pulang dari Bali kemarin aja gue tidur dari jam 4 pagi dan baru bangun jam 4 sore. Sampe-sampe temen gue histeris, "Astaga, Ndah! Lo tidur apa mati?"&lt;br /&gt;Bahkan sampe ada sebutan Kebo buat gue. Gue agak tidak suka melihat kebo sebenarnya, karena kebo itu item, gendut, dan bau. Sungguh sangat jauh sekali dengan deskripsi sebenarnya mengenai gue.&lt;br /&gt;Akyu kan ucul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya temen-temen gue ngucapin 'happy birthday' pas jam pulang sekolah, ngga ada satupun tindakan maksiat yang terjadi untuk ngerjain gue.&lt;br /&gt;Alhamdulillaaaahh... Dalem hati gue nyusss banget rasanya lega, terimakasih ya Tuhan, karena ternyata temen-temen gue yang semuanya gue kerjain pas ulangtahun mereka pada gue bikin nangis ternyata ngga ada yang niat balas dendam satupun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya gue pun merayakan ulangtahun gue sama sepupu-sepupu gue dan nyokap gue di Bandar Djakarta sampe malem, Sabtu nya gue pergi sama Kindy, hari Minggu nya ada family gathering, semuanya normal-normal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin nya, di sekolah gue sibuk seharian nelefonin Hard Rock Cafe Bali untuk reserve tempat, check daftar menu makanan, check tax government nya, bergosip ceria dengan mas-mas manager Hard Rock Cafe Bali nya, nanananana dalem hati udah ketar-ketir mau pake credit card BCA gue takut overlimit.&lt;br /&gt;Selama gue mengurus segala reservation thing itu, temen-temen gue juga ikutan bantuin liat menu makanan dari e-mail orang Hard Rock nya ke gue, tadinya gue mau reserve buffet ,tapi karena takut kemahalan dan overlimit, dan takut sepulangnya gue dari Bali, ATM gue kosong dan gue terpaksa harus jadi tukang pijet di pinggir Kuta, cari duit buat pulang lagi ke Jakarta dan beli oleh-oleh, akhirnya gue ambil menu biasa aja biarpun ngga dapet discount samasekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu sudah jam pulang sekolah, anak-anak yang lain sudah pada pulang, kelas bersih. Tinggal gue dan Dani di kelas itu bersama laptop nya, gue masih mengerutkan alis memperhatikan daftar menu dengan seksama.&lt;br /&gt;Ketika gue udah selesai, gue mematikan laptop, merapikannya, dan mulai mencari tas gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue cari di sini, ngga ada, cari di situ, ngga ada, coba cari di kolong bangku, ngga ada, aduh dimana ya kok bisa tinggal belt item sekolah gue doang ketinggalan di atas meja, perasaan tadi gue naro tas di sini, tapi kok ngga ada jejaknya samasekali ya, &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;WOY TAS GUA ILANG, WOY! WOY BANTUIN W&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;OY, GUA NGGA BISA PULANG KALO TAS GUA NGGA ADA!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gue muter-muter kesana-kemari, rasa panik menjalari tubuh gue, darah panas menderu-deru di telinga gue, tanpa tas gue, gue merasa seperti orang hilang ; ngga tau harus apa, harus kemana, harus pipis dimana, pokoknya gue ngejambakin rambut sambil lari-lari di sekolah menanyakan setiap orang yang gue lewati di sepanjang koridor ; apakah ada yang liat tas gue?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tas gue itu ibaratnya kantong doraemon, segala barang mejik yang gue butuhkan ada di sana ; komik Benny &amp;amp; Mice gue, koleksi pensil curian, obat tetes mata softlens gue, binder hijau tercinta gue, dompet gue, kertas-kertas robekan ngga jelas yang ngga jelas gunanya buat apa tapi tetep gue simpen juga, kabel data handfon gue, pispot, kulkas, ban serep, tali jemuran pakaian dalam, semuanya ada.&lt;br /&gt;Semuanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya gue ketemu Eme, yang begitu dateng langsung nyuruh gue ke rumah Big Mom di deket sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eme bilang, "Cis, lo ke rumah Big Mom, ya? Kita mau shooting, kita butuh lo jadi make up artist."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue masih panik, "Aduh tas gue ilang, Me'. Gue ngga akan ninggalin sekolah sebelum tas gue ketemu. Gue ngga bisa pulang tanpa itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eme ngotot, "Udaah, ke rumah Big Mom aja dulu, Cis. Siapa tau ada di situ. Udah yuk, lo ditungguin banyak orang yang mau di make up."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kesel, "Siapa yang bisa jamin tas gue ada dimana sekarang? Ngga, gue ngga akan ninggalin sekolah sampe tas gue ketemu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eme masih ngotot, "Udah yuk, Cis. Ke rumah Big Mom aja,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue keras kepala, "Ngga. Gue ngga akan berhenti cari sampe tas gue ketemu. Im staying here. Lo aja pergi ke sana duluan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kembali berjalan mengitari sekolah, mencari setiap pramubakti yang bisa gue temui, gue tanyain satu-satu tentang tas gue, namun ngga ada seorangpun yang lihat. Gue panik banget. Gue belum pernah kehilangan tas gue. Gue belum pernah menghilangkan sesuatu yang sefatal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi tas kanvas yang suka gue pake ke sekolah itu warisan dari nyokap gue, kalo nyokap gue sampe tau tas itu ilang, bisa-bisa gue digantung di pohon toge karena udah ceroboh banget menghilangkan pemberiannya.&lt;br /&gt;Gue kembali muter-muter, keringat mengucur menuruni dahi gue yang berkerut panik, gue ngga mungkin kehilangan tas gue.&lt;br /&gt;Gue ingat benar, gue ngga seceroboh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4IP-YAxVI/AAAAAAAAAFs/zPyepc1HJyU/s1600-h/Tas+kanvas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4IP-YAxVI/AAAAAAAAAFs/zPyepc1HJyU/s320/Tas+kanvas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340715278642758994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Tas kanvas yang biasa gue pake ke sekolah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Namun kemudian Eme datang lagi, dan bilang, "Cis, tas lo ada di rumah Big Mom kok, tadi gue baru nelefon anak-anak yang ke rumah Big Mom. Mending kita ke sana sekarang, yuk."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kayak menari bersama kumbang-kumbang di taman, wajah gue bersinar cerah, "Wah, yang bener lo? Tas gue ada? Alhamdulillahhh... Ayo kita ke sana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue dan Eme pun pergi ke rumah Big Mom, pas ngelewatin loby ketemu Firsa sama Dea yang kebetulan pengen ikutan ke rumah Big Mom juga, jadilah kita berempat ke rumah Big Mom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah Big Mom, gue langsung menyerbu masuk dan teriak-teriak panik, "Mana tas gua? Mana? Katanya ada di sini???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dwity bilang, "Ada di kamarnya Mom kali, Cis. Panggil aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue teriak lagi, "Mooom?? Moom tas gue mana? Katanya ada di lo ya? Gue mau ketemu tas gueee..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian Big Mom turun, bawain tas gue. Gue langsung menyambar tas gue dan memeluknya seperti kingkong memeluk pisang, kemudian gue mulai periksa dengan detail isi tas gue ; komik, obat tetes mata, sterilyzer softlens, dompet ; isinya duit tinggal tiga ribu, kartu pelajar, kartu ATM, kartu timezone, bekas struk belanja, sampah-sampah ngga berguna lainnya, ya, dompet gue aman, kemudian buku hijau gue, buku-buku, kertas-kertas, kabel data, koleksi alat tulis curian, ya, alhamdulillaaaahh semuanya lengkap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue memasukkan kembali semuanya dan kemudian bergegas untuk pamit, "Eh temen-temen, gue pulang duluan ya. Gue harus ngurusin reservation malem ini juga lewat telefon ke Fogi Hard Rock Cafe Bali nya, lusa kan kita udah berangkat ke Bali. Ngga harus gue yang make up juga, kan? Kan banyak yang lain. Lo ngomongnya mendadak sih, gue harus buru-buru ngomongin masalah budget sama nyokap."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, di situ rame, entah ada berapa orang, gue ngga ngitungin, yang jelas pikiran gue sedang terpecah samasekali karena gue harus ngurusin reservasi secepatnya. Dan temen-temen gue semuanya pada menahan gue, "Duh, lo gimana sih, Cis? Lo mau kemana sih? Lo ngga bisa prioritasin hal yang lebih penting, ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jadi panik lagi kan tuh, gue udah bilang sama nyokap kalo gue mau buru-buru pulang ngurusin reservasi karena pihak Hard Rock nya butuh dikonfirmasi secepatnya, namun teman-teman gue ini semakin mempersulit saja.&lt;br /&gt;Akhirnya, gue tetap berjalan menuju pagar rumah Big Mom, hendak pulang. Namun kemudian gue dipanggil oleh seseorang, "Cis, jangan pulang dulu, bentar. Big Mom mau ngomong tuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menoleh dan kembali berjalan memasuki garasi rumah, udah agak kesel karena daritadi mau pulang tapi ditunda-tunda terus, "Ngomong apa? Tentang apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tiba-tiba ketika gue berjalan masuk, ada tiga kue ulangtahun dan banyak lilin dinyalakan di atasnya, dibawa oleh tiga orang temen gue, dan semuanya di ruangan itu mulai menyanyikan lagu 'happy birthday' untuk gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menatap semua kue ulangtahun di hadapan gue dan temen-temen gue yang menyanyikan lagu 'happy birthday' dengan bergantian dan pandangan terkesima.&lt;br /&gt;Astaga, gue sungguh terharu sekali, gue ngga dikerjain dan disiksa samasekali, malah gue dikasih kue ulangtahun, aduuh baik bener mereka semua.&lt;br /&gt;Dan kemudian gue mulai memejamkan mata untuk make a wish, dan mulai meniup lilin-lilin di hadapan gue. Lilinnya ngga mati-mati, rupanya itu kayak semacam lilin kembang api gitu yang akan tetap nyala sampe habis terbakar.&lt;br /&gt;Dan setelah semua lilin padam, tiba-tiba ketiga kue tersebut dilemparkan persis ke muka dan ke rambut gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue teriak, "&lt;span style="font-size:180%;"&gt;AAAAAAAGGGHHKK &lt;/span&gt;... Aduh mata gue kelilipan, aduh gue masih pake softlens nih nanti mata gue perih bisa buta kalo kemasukan kue, &lt;span style="font-size:180%;"&gt;WOY... TOPAN DULU DONG...&lt;/span&gt; Bentar dulu dong, ADUHHH apaan tuh yang dilempar ke kepala gue kenceng bangett???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah muka gue dilempar kue dan gue belepotan krim samasekali, gue ngga bisa ngeliat, ngga bisa buka mata karena takut mata gue kemasukan sesuatu. Gue hanya bisa menunduk dan meraba-raba seperti pengemis buta, sementara itu semua temen-temen gue mulai ngakak rusuh banget dari segala arah, dan mulai meneruskan melempari segala macam adonan ke sekujur tubuh gue dengan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan mata tertutup samasekali, gue masih bisa merasakan apa saja kira-kira hal-hal laknat yang dilempari ke arah gue ; gue dilemparin telor, ditaburin tepung banyak banget, dituangin cairan tolak angin ke kepala gue, minyak kayu putih, air jalanan, air got, mungkin ada yang sempet nampung air pipisnya dulu di botol aqua terus disiremin ke arah gue, aduh segala macam deh pokoknya, alhasil gue jadi bau banget ngga keruan dan gue bener-bener basah satu badan.&lt;br /&gt;Rambut gue.&lt;br /&gt;Oh yeah rambut gue. Damn it, padahal hari itu rambut gue lagi bagus banget tumben ngga berantakan kayak macan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sempet sampe lari-larian keluar pager rumah, dikejar-kejar, dibidik oleh sasaran senjata berupa telor ayam, namun yaudah lah gue pasrah. Gue tau kok dosa-dosa gue selama ini kebanyakan ngerjain orang, kebanyakan ngatain orang, kebanyakan ngegangguin orang, akhirnya harus ditebus juga.&lt;br /&gt;Ternyata memang sefatal ini mereka harus ngerjain gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gue berjalan kembali menuju rumah Big Mom, gue melihat ada sesosok bulat yang kulitnya putih agak pink-pink gitu menyerupai babi, bau kentutnya juga gue yakin lebih parah daripada bau kentut babi sungguhan ; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Eme&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Busuk ye lo, gue tau ini semua ide busuk siapa. Gue tau siapa orang yang pasti paling semangat dalam rangka Ayo-Menyiksa-Buncis-Yang-Lagi-Ulangtahun.&lt;br /&gt;Rrrrrrrrrrraaaaaaaaaaawwwrrr.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, saat itu juga, dalam keadaan belepotan entah apa saja, gue berlari menyerbu mengejar Eme, yang buru-buru kabur sekuat tenaga dengan langkah babinya yang pendek. Namun, karena gue gesit dan lincah, gue berhasil mencapai dia duluan dan langsung memeluknya, ngelap-ngelap kotoran-kotoran di badan gue ke badan Eme dengan wajah beringas dan serakah, mampus lo Me', cari gara-gara sih lu ama gua, mati lu, wee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue lari-larian sama Eme jauh banget, sampe hampir melewati beberapa rumah, dan gue melihat mobilnya Tete parkir ngga jauh dari situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh yeah, i got jackpot, baby!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue melepaskan Eme dari cengkeraman tangan gue yang gesit dan langsung berlari menuju mobilnya Tete di seberang sana. Begitu nyampe di depan mobilnya Tete, gue langsung meperin rambut gue ke kaca mobilnya Tete dengan semangat sampe kaca mobilnya kotor banget dan gue tertawa bahagia membahana, sementara itu Tete nunjuk-nunjuk dan ngejambakin rambut dari jauh, teriak-teriak panik mobilnya gue kotorin, &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;"WOY, &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;CIS! AAAADUUHH ITU NYUCINYA CAPEKK TAU!!! WOY, jAUH-JAUH DARI MOBIL GUAA...!!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah gue selesai meper, ngelap-ngelap badan ke orang-orang, gue dikunciin di depan pager rumah Big Mom, gue dilarang masuk, padahal tas gue masih ada di dalem.&lt;br /&gt;Gue capek, kehabisan napas, maka akhirnya gue duduk di depan pager rumah Big Mom, tampak mengenaskan dengan segala macam adonan dan cairan yang menyelimuti sekujur tubuh gue, sempet diketawain orang-orang naik motor yang ngelewatin depan rumah Big Mom juga, ah tapi gue udah ngga peduli lagi, bodo amat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen gue semuanya berdiri di balik pager, neriakin gue ; "Ooooraang gilaaa... Ooooraaangg gilaaa..." yah panggil apa aja deh terserah lo, penampilan gue kebetulan pas lagi mendukung banget nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian, temen-temen gue bilang, "Eh, Cis, kita semua punya hadiah loh buat lo. Bentar ya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh, feeling gue ngga enak nih. Mungkin selanjutnya gue akan dikasih bangkai tikus disertai oleh confetti yang meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian salah seorang dari mereka ngelemparin gue sebuah bungkusan yang dibungkus kertas kado warna kuning, bungkusan itu awut-awutan, diikat oleh karet nasi uduk di bagian ujungnya, jelas sekali kalo dibungkus dengan terburu-buru dan asal saja.&lt;br /&gt;Gue mengambilnya dan membukanya dengan perlahan, dan ketika gue melihat isinya, gue ngga bisa menahan diri gue untuk tidak tersenyum dan tertawa lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue membuka kertas kadonya dan mengangkat hadiah ulangtahun gue tinggi-tinggi di udara agar semua yang ada di situ bisa melihat ; seplastik buncis yang biasa dijual di supermarket-supermarket.&lt;br /&gt;Gue dikasih buncis sama temen-temen gue.&lt;br /&gt;So, Buncis got buncis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4TbVYqUwI/AAAAAAAAAGE/fknR8GdbQ-4/s1600-h/Oh+yeah,+great.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4TbVYqUwI/AAAAAAAAAGE/fknR8GdbQ-4/s320/Oh+yeah,+great.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340727568425964290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Buncis menatap buncis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bahkan ngga bisa mengucapkan kata-kata apapun selain tertawa lepas dan ngakak lama banget. Akhirnya, gue pun mandi di taman depan rumah Big Mom pake selang sama Eme, karena Eme adalah orang yang penampilan dan baunya sama kayak gue karena gue paling banyak meper ke dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4V6Jfw3mI/AAAAAAAAAGM/GK9wP1xORfU/s1600-h/Saling+memadu+kasih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4V6Jfw3mI/AAAAAAAAAGM/GK9wP1xORfU/s320/Saling+memadu+kasih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340730296833728098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Eme dan gue mandi pake selang di taman depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berasa kayak anak gorila di kebun binatang Ragunan banget deh, mandi pake selang di taman depan. Belum lagi sempat terjadi banyak adegan menjijikan antara gue dan Eme. Kita sempet foto-foto pose panas mesra banget udah kayak foto-foto pemotretan pre-wedding yang menjijikan.&lt;br /&gt;Gue pun kemudian pulang setelah disampoin dan disabunin dengan asal oleh mereka, dan dipinjemin bajunya Big Mom yang celananya harus gue lipat lima kali dulu biar ngga melorot terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kita udah nyampe di Bali dan pergi ke Hard Rock Cafe Bali, kita semua merasa takjub banget akhirnya bisa nyampe juga ke situ, mengingat begitu banyak hambatan dan cobaan sampe akhirnya bisa tiba di situ dengan selamat.&lt;br /&gt;Gue reserve tempat persis di depan panggung cafe nya, the best view anyone can ever get there.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340291972850267378" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 240px; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/ShyHQVacNPI/AAAAAAAAAFE/n_J84TldGFg/s320/n729228076_1781737_5622764.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Me, my girl bestfriends, and my two exercice teachers at Hard Rock Cafe Bali&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Menjelang tengah malam, salah seorang waiter cafe nya nanya ke gue, apakah gue bawa kue ulangtahun buat dirayain di atas panggung, and i said NO. I've had enough with birthday cakes. Tapi kemudian dia bilang, no problem, Hard Rock bakal nyediain kuenya kalo gue ngga bawa kue.&lt;br /&gt;Okay, i can deal with that. At least yang megang kuenya bukan temen-temen gue.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340306065234836818" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 240px; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/ShyUEnovvVI/AAAAAAAAAFU/wOKU5Zpt-qQ/s320/n729228076_1781810_6923819.jpg" border="0" /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tya, gue, dan Eme&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dan akhirnya vokalis-vokalis band Hard Rock nya pun berhenti nyanyi dan bersiap-siap mau ngerayain ulangtahun gue di atas stage.&lt;br /&gt;Vokalisnya ada tiga ; dua cewek dan satu cowok. Dan dari awal kita masuk Hard Rock dan duduk di seat masing-masing, kebanyakan temen-temen cewek gue mulai komentar tentang si vokalis cowok, katanya dia ganteng. Sementara gue yakin yang cowoknya pasti merhatiin vokalis ceweknya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4Y-bsSAXI/AAAAAAAAAGU/My7aCWzBuzs/s1600-h/4292_1135604880427_1536486451_325832_984092_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4Y-bsSAXI/AAAAAAAAAGU/My7aCWzBuzs/s320/4292_1135604880427_1536486451_325832_984092_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340733668972429682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dea, Nana, Imha, gue, Chia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mereka mulai nyanyiin lagu 'happy birthday' di atas panggung buat gue, gue mulai berjalan naik ke atas stage. Dan ternyata ada satu orang lagi yang ulangtahun selain gue, namanya Fiona, dia dari Malaysia, but since this is my blog and im only going to tell about my story, let's kick Fiona out of this topic.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340306457435131954" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 240px; height: 320px; text-align: center;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/ShyUbcslUDI/AAAAAAAAAFc/edwwRhWkJqM/s320/4468_85210493076_729228076_1781966_1580234_n.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The girl vocalist, Fiona, Me, and the boy vocalist on the stage&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340305397789065234" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 240px; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/ShyTdxNRgBI/AAAAAAAAAFM/QFLOR9popak/s320/4468_85210118076_729228076_1781930_3595508_n.jpg" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Im closing my eyes, making birthday wishes&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketiga vokalis mulai ngomong sendiri, nanya-nanya gitu ke gue, "How long will you be in Bali? Is this your last night?" nananananana gitu-gitu deh. Kemudian kue cherry nya diberikan di atas panggung, vokalis cowok itu yang megang kuenya, dan dia mulai tanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tanya, "Indah, do you have someone special? I mean, do you have boyfriend?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan klasik, gue suka merasa agak terganggu dengan pertanyaan ini karena suka agak males dengan reaksi kebanyakan orang yang biasanya ngga percaya dengan jawabannya, gue jawab, "No, im single."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian semua yang ada di Hard Rock langsung rusuh, temen-temen gue yang semuanya pada meninggalkan meja makan dan berdiri di bawah panggung pun mulai rusuh, ketawa-ketawa, dan neriakin gue, "Ayo dong, punya cowok lagi dong, Cis!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok yang main keyboard di belakang gue langsung siul-siul dan berlagak ngerapiin rambut, sementara itu vokalis yang cowok mulai stretching di atas panggung, aduh ngeselin banget deh, gue udah paling kesel kalo udah digodain sama orang-orang begitu tau kalo gue single.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang ulangtahun-ulangtahun gue yang sebelumnya gue hampir selalu merayakan bersama seseorang yang mungkin bisa dibilang spesial. Tapi bukan berarti gue adalah tipe orang yang harus selalu ada pacar. Gue baru akan pacaran kalo gue menemukan seseorang yang benar-benar gue inginkan. Malah mungkin gue termasuk orang yang males banget pacaran, kecuali kalo gue benar-benar serius dan niat.&lt;br /&gt;To me, having a relationship is not a play thing, its a commitment.&lt;br /&gt;Dan sejauh ini, memang yang gue lakukan di dunia ini hanya ketawa-ketawa dan ngga kepikiran untuk pacaran lagi setelah berbulan-bulan gue memutuskan untuk sendiri.&lt;br /&gt;And so far so good, so what?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian vokalis itu bilang, dia memperlihatkan kue cherry nya tinggi-tinggi di udara, "Okay, Indah, here in Hard Rock Cafe Bali, actually we have this kind of tradition that we usually do to celebrate a birthday party. Here's what you have to do, you have to eat the cherry in the cream cake, but without using your hands... Only your mouth... Okay?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaelah, tinggal makan kue cherry doang, gampaaang ini sih. Gue mengangguk, "Okay,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bilang lagi, "Okay, after i finished counting until three, you have to eat the cherry without your hands, alright? In counting, ONE... TWO... THREE......"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue menundukkan kepala untuk memakan buah cherry nya dengan mulut gue, begitu mulut gue monyong-monyong maju hendak mencapit cherry nya dengan bibir, si vokalis itu menekan kue krimnya ke muka gue dan muka gue jadi belepotan krim putih banyak banget.&lt;br /&gt;Semua orang tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Great, i got punkd again.&lt;br /&gt;Im so fed up with birthday cakes.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340307573751044994" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 240px; text-align: center;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/ShyVcbTCW4I/AAAAAAAAAFk/lkxoVt6dtkI/s320/n729228076_1782001_917211.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;I got punkd&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue pun dikasih tisu, mencoba menerima nasib gue ditempelin empat kue ulangtahun ke muka dan rambut, yasudahlah, aku sudah ikhlas kok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata, sayuran buncis nya pun dimasak sama nyokap gue, karena nyokap gue bilang kalo disimpen terus nanti pasti layu dan busuk, kita ngga boleh mubazir.&lt;br /&gt;Temen-temen gue pada cemberut begitu gue kasih tau kalo buncisnya dimasak sama nyokap gue.&lt;br /&gt;Dont worry, guys! You've got a bigger Buncis right here with you! HAHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank God that You gave me this another beautiful chapter in my life,&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;HAPPY BIRTHDAY, BUNCIS :)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-1739822648563980139?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/1739822648563980139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=1739822648563980139' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1739822648563980139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1739822648563980139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/05/tanggal-15-mei-kemarin-gue.html' title='Happy Birthday, Buncis :)'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sh4IP-YAxVI/AAAAAAAAAFs/zPyepc1HJyU/s72-c/Tas+kanvas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-2965467254754379414</id><published>2009-04-15T06:40:00.006+07:00</published><updated>2009-04-15T11:46:47.020+07:00</updated><title type='text'>My English Debate Training For ALSA 2009 Feels Like Romusha!</title><content type='html'>Udah beberapa hari terakhir ini gue jarang ada di kelas. Bahkan gue hampir tiap hari nyampe rumah selalu telat atau udah menjelang malam. Gue pulang telat bukan karena ngamen di bis atau kerja sambilan jualan gorengan di pinggir trotoar. Bukan, apa yang gue lakukan jauh lebih mulia dari itu semua.&lt;br /&gt;Melainkan latihan english debate bersama team mate gue untuk ALSA 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini The 13th ALSA English Competition 2009 akan diadakan pada tanggal 16-21 April 2009 di FHUI, which is tomorrow.&lt;br /&gt;Sekolah gue, SMA 81, nampaknya hanya akan mengirim 1 team. Well, harusnya sih 2 teams, tapi karena satu dan lain hal jadinya hanya bisa mengirim 1 team.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Team nya sendiri terdiri dari 3 orang ; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;gue&lt;/span&gt; ( as the first speaker), &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Hanum&lt;/span&gt; ( as the second speaker), dan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Eme&lt;/span&gt; ( as the third speaker). Dan gue jadi reply speaker juga, berhubung ngga ada&lt;br /&gt;&lt;div&gt;yang mau kedapetan tugas double ini, jadinya yah maksud hati sungguh malas jadi reply speaker namun tidak ada yang mau menggantikan apalah daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVcaysZloI/AAAAAAAAAD8/Qtz6Va1rwbc/s1600-h/Apaan+sih+ndah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324763749789832834" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 279px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVcaysZloI/AAAAAAAAAD8/Qtz6Va1rwbc/s320/Apaan+sih+ndah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Gue&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;( &lt;strong&gt;The First Speaker&lt;/strong&gt;) and also ( &lt;strong&gt;The Reply Speaker&lt;/strong&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pokoknya di sini, gue yang paling penting, paling pinter, dan paling cerdas. Saking cerdasnya sampe-sampe pernah waktu gue ikutan lomba english debate pas di Interval Labschool Rawamangun kemaren, ketika abis release motion di Debater's Hall nya, dan mulai case building, kita casebuild motion ; "&lt;strong&gt;This House Believe That Indonesia Should Build Nuclear Power Plan&lt;/strong&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan ketika times up dan udah harus maju, gue baru sadar kalo gue salah ngeliat motion pas tadi release motion ; bahwa ternyata sebenarnya motion nya tentang &lt;strong&gt;Nuclear Power Plant&lt;/strong&gt;, bukannya &lt;span style="font-size:180%;"&gt;Plan&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dimana Plant itu artinya tanaman, dan Plan itu artinya rencana. Dan gue casebuild ulang sementara First Speaker Affirmative maju debate dan gue pura-pura dengerin dia ngomong dengan wajah intelek, padahal gue ketar-ketir dalem hati dan mencaci-maki diri sendiri. Sungguh brilian, bukan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVZPUzbnqI/AAAAAAAAADs/tnq78EyY8iA/s1600-h/Hanum.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324760254252818082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 147px; CURSOR: hand; HEIGHT: 321px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVZPUzbnqI/AAAAAAAAADs/tnq78EyY8iA/s320/Hanum.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Hanum&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;( &lt;strong&gt;The Second Speaker&lt;/strong&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dia adalah junior gue. Dia kelas satu dan ALSA adalah lomba debate pertamanya. Hmm... what can i say about her? She's pretty nice. Mungkin bisa dibilang dia adalah orang paling normal yang ada di dalam team debate ini ( cause i cant define &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;NORMAL&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; word for me and Eme). Hanum ini baik sekali, dia rela rumahnya dipake buat latihan debate sampe sore banget. Baik banget deh kita dikasih makanan mulu sama nyokapnya. Tapi yang membuat gue agak bertanya-tanya dalam hati ; "&lt;strong&gt;Kenapa hidangannya pisang semua&lt;/strong&gt;?" ; pertama kita dibawain pisang bakar cokelat keju sepiring penuh. Kemudian kita disuguhkan pisang goreng sepiring penuh. Dan &lt;em&gt;dessert&lt;/em&gt; setelah makan siang mungkin juga berupa buah pisang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada apakah dengan pisang? Apakah ternyata keluarga Hanum ini penggemar berat pisang? Apakah ternyata di taman belakang kebun rumahnya Hanum ada surga kebun pohon pisang? Atau apakah ada kaitannya kebiasaan makan pisang ini dengan pola hidup keseharian Hanum dan keluarganya?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hehe, LOL, well, guys. I have no idea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVYnoLGkmI/AAAAAAAAADk/yA3R41skY5M/s1600-h/Eme.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVYnoLGkmI/AAAAAAAAADk/yA3R41skY5M/s1600-h/Eme.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324759572257608290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 164px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVYnoLGkmI/AAAAAAAAADk/yA3R41skY5M/s320/Eme.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Eme&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;( &lt;strong&gt;The Third Speaker&lt;/strong&gt;) and also ( &lt;strong&gt;Orang gila&lt;/strong&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Eme ini adalah orang yang gilo begilo sekali. Dia orang paling ngga penting, ngga meaning, erotis ( liat aja fotonya), dan bisa dibilang dia adalah pelampiasan gue ketika kita udah latihan debate kelamaan dan gue mulai menggila dan bawaannya kepingin nggangguin orang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biasanya kalo penyakit jail dan hiperaktiv gue udah keluar, gue akan menggigit pipi Eme ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Eme ini giat sekali berlatih menjadi third speaker yang baik, dimana salah satu persyaratan untuk menjadi third speaker yang baik, dia harus mampu mencari-cari kesalahan tim debate lawan dan menjatuhkannya dengan beberapa perkataan pedas yang menusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang pernah terjadi ketika kita sedang maju debate di suatu lomba, Eme maju sebagai giliran Third Speaker, dan memulai pembukaan rebuttal nya dengan wajah nyolot yang udah dilatih sebisa mungkin di depan kaca wastafel ; "Yeah, ladies and gentlemen, we think that the affirmative team of the house, have completely failed in explaining the definition....."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tiba-tiba tim lawan mengangkat sebelah tangan dan berdiri, tandanya dia ingin memberikan interupsi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Eme menoleh dan berkata dengan senyolot mungkin untuk menerima P.O.I , "Yes, Mister?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cowok itu terdengar agak bingung dan mengerutkan alis, "Excuse me, Miss. But, if im not mistaken, i think &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;you are&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; the affirmative team of this debate?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan saat itu Eme hanya cekakak cekikik, baru sadar kalo ternyata dia salah ngomong ; bukannya ngejelek-jelekin tim lawan tapi dia malah ngejelek-jelekin tim sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuh kan, udah gue bilang dia tuh gilo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Gue udah mulai latihan debate secara intensif sama coach gue dari 3 minggu lalu. Dan kalo lo tanya, tugas research gue sebanyak apa, mungkin gue akan deskripsikan tugas-tugas research gue udah kayak tumpukan kolor kotor yang berserakan dimana-mana, membuat meja belajar dan lantai kamar gue berantakan dengan kertas-kertas yang membuat pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung karena pelatih debate gue yang anak FHUI, Gery, sekarang telah tiada (bukan, maksudnya bukan berarti Gery udah mati, tapi dia sibuk banget hampir ngga pernah ngelatih debate lagi karena sekarang dia kuliahnya double), jadinya sekarang team debate gue dilatih oleh coach kita anak HIUI, namanya Wufha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Wufha ini bisa dibilang orangnya tegas banget. Latihan debate bareng dia bawaannya serius banget, dan bahkan terkadang dia membuat suasana terasa menegangkan.&lt;br /&gt;Seperti sedang menonton film horor saja! Kadang ditengah-tengah saat latihan, ketika gue udah mulai bosen, gue akan memulai sebuah kalimat yang akan memicu terjadinya perbincangan menggosipkan sesuatu, seperti contohnya ; "Eeehh eh, lo tau ngga sihh? Guru yang itu kan korup! Sumpahh nihh yaaa.. Kemaren, baru aja gue dengeer..." ngomongnya sambil mencondongkan tubuh dan memutar mata dengan gerakan ekspresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalimat pembuka bernada dramatis gue itu akan disambut dengan respons ; "Waaah yang bener lo, Cis? Denger darimana? Nihh yaa... Yang gue denger sihh begini..." ngomongnya dengan gaya yang ngga kalah ekspresif nya dengan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari perbincangan di atas, mari kita bandingkan respon yang akan terjadi kalo yang lagi ngelatih debate saat itu adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gery ; "&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Haaah&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yang bener lo&lt;/span&gt;? Eehh sumpah ya, tapi pas jaman angkatan gue kayaknya dia begitu juga deh. Dan yang terparahnya adalahh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan respon di atas dengan respon di bawah ini ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wufha ; "Okay, guys. Let's get back to the topic."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krikk krikk krikk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya ngga peduli seberapa kerasnya gue mencoba untuk mencairkan suasana di saat latihan debate, atau mencoba untuk menyela sesuatu agar membuat yang lainnya tertawa, Kak Wufha pasti akan membuat kita serius latihan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I mean, hey, where is the fun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan bisa dibilang gue dan temen-temen team debate gue hanya bisa bercanda pas kita latihan debate sendiri tanpa coach.&lt;br /&gt;Biasanya hal ini terjadi ketika kita udah kelamaan latihan debate sekitar 4 jam lebih dan mulai sedeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue memulai, "Eh tau ngga, jangan-jangan nanti pas kita di Debater's Hall FHUI, panitianya neriakin kita pake megafon dari atas stage nya, bilang kalo team debate SMA 81 Jakarta didiskualifikasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eme bilang, "Wah, masa iya, Cis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jawab dengan penuh meyakinkan, "Iya. Nanti kita disangka curang. Soalnya team debate SMA 81 ada babinya ikutan debate."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan Hanum ketawa-ketawa sementara Eme cemberut. Eme ini memang agak gemuk dan kulitnya putih, bahkan agak pink gitu. Makanya dia suka dipanggil babi di kelas gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue selesai ketawa, "Ngga deng. Tapi kayaknya kita bakal tetep didiskualifikasi, deh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eme nanya, "Emang kenapa, Cis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jawab, "Iya, soalnya kita curang team members nya ngga cuma 3 orang. Tapi se-geng."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan Hanum ketawa-ketawa lagi sementara Eme mulai jewer kuping gue, kesel gue katain dia diitung banyak, sambil mengerutkan alis dan mulutnya monyong-monyong digertakin lucu banget pipinya gemuk semburat pink gitu, "Udah gila ya, Cis? Dikasih otak sama Allah tapi ngga pernah dipake ya? Dasar gendeng."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu beberapa menit kemudian dimulailah perbincangan mengenai, "Nanti kalo udah gede, lo mau punya anak berapa?" atau, "Ntar kalo udah nikah, suami lo ganteng ngga?"&lt;br /&gt;Makin ke situ makin ngaco dan makin bermacam-macam pertanyaannya. Mungkin sampe akan muncul pertanyaan, "Kalo nanti suami lo tumbuh rambut di bibirnya lo masih mau ngga sama dia? Atau lo slow aja?"&lt;br /&gt;Intinya, tiap latihan sendiri tanpa coach, kita pasti amburadul banget dan ujung-ujungnya malah makan es krim dengan wajah serakah dan kelaparan di depan pintu perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini mungkin hari terakhir gue latihan english debate buat ALSA, since tomorrow we have to attend the technical meeting in FHUI. Kali ini gue latihan sama coach gue yang anak FKUI, namanya Aino. Seharusnya Gery juga ikutan ngelatih kita debate dari kemarin, tapi berhubung karena dia terlalu sibuk dengan jadwal kuliahnya, jadinya yah ya sudahlah. At least, pas ALSA nanti Gery akan lihat kita debate dan memberikan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gue amat sangat berterima kasih kepada orang-orang yang selalu ada buat gue dan mendukung gue, memberikan dorongan dan selalu menyemangati gue di saat gue hampir menyerah dan berpikir bahwa gue ngga mampu untuk jadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih kepada keluarga gue yang udah ngedukung gue ikutan english debate. Terimakasih udah mau mengerti dan maklumin gue yang harus absen dalam suatu acara family gathering karena harus latihan english debate. Terutama kepada nyokap gue yang ngga marahin gue karena pulang malam terus untuk belajar debate, hhe i love you Mom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih kepada temen-temen gue yang selalu memberikan semangat, dan bahkan ingin nonton SMA 81 tanding debate pas ALSA nanti. Terimakasih udah mau nonton gue latihan debate dan bahkan kadang-kadang ngasih ide-ide dan masukan juga.&lt;br /&gt;Terimakasih udah mau mengerti gue yang dengan terpaksa harus membatalkan janji karena harus ketemu coach debate gue untuk latihan debate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk guru-guru SMA 81, yang dengan baiknya mau meluangkan waktu untuk team english debate nya, rela mau diculik dan ditanya-tanyain ketika kita terlalu males untuk research dan berpikir mendingan nanya langsung aja ke pakarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih yang amat sangat kepada coach-coach gue yang sangat baik dan sabar, mau-maunya aja ngeluangin waktu untuk ngelatih kita debate, padahal gue tau banget jadwal kuliah kalian hectic banget. Terimakasih karena sering berbagi kisah pengalaman waktu dulu masa-masa ikutan english debate pas SMA dan membuat gue merasa percaya diri, karena ternyata gue bukan satu-satunya debaters paling bego di dunia &lt;span style="font-size:180%;"&gt;HAHAHA&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Well, overall, thanks for always being there and supporting me as well. I love you, guys.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the last thankful word is to my team mate ; Eme dan Hanum.&lt;br /&gt;Without you guys, i wouldn't ever be capable to do such wonderful things we are getting through together.&lt;br /&gt;I may not be the best, but i promise to do my best and be your pride.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank God that you give me this beautiful chapter in my life. Knowing that everyone i love is being all around me. &lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324758250285110818" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 173px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVXarcTFiI/AAAAAAAAADc/JUYSV9FDy7o/s320/10042009(016_4)-001.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;The 13th ALSA English Competition 2009, here we come, baby!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-2965467254754379414?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/2965467254754379414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=2965467254754379414' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/2965467254754379414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/2965467254754379414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/my-english-debate-training-for-alsa.html' title='My English Debate Training For ALSA 2009 Feels Like Romusha!'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SeVcaysZloI/AAAAAAAAAD8/Qtz6Va1rwbc/s72-c/Apaan+sih+ndah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-2624774199968564589</id><published>2009-04-13T08:05:00.002+07:00</published><updated>2009-04-13T08:11:14.020+07:00</updated><title type='text'>An Inspiring Poem</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kepada kamu,&lt;br /&gt;Dengan penuh kebencian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku takut sendirian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;—&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;I dont know why but i love this poem, this is really something for me.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raditya Dika&lt;/span&gt;, you are really &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;cool&lt;/span&gt; and &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;inspire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; me a lot!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-2624774199968564589?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/2624774199968564589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=2624774199968564589' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/2624774199968564589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/2624774199968564589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/inspiring-poem.html' title='An Inspiring Poem'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-1090589907830572670</id><published>2009-04-07T07:55:00.003+07:00</published><updated>2009-04-07T13:46:48.413+07:00</updated><title type='text'>Kolam Besar SMA 81 Jakarta</title><content type='html'>Bukan, kali ini bukan posting mengenai betapa indahnya kolam ikan SMA 81 (yaelah indah apanya, orang kolam ikan isinya ikan sapu doang sama beberapa ikan kampung kurus lainnya, udah gitu dihiasi oleh serangkaian eek ikan yang ngambang-ngambang gemulai di permukaannya, ngga ada indah-indahnya samasekali).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini gue ingin menuliskan tentang pengalaman paling berkesan dan paling pertama dalam hidup gue, jeengjeengjenngjeeenggg....&lt;br /&gt;Yaitu ; nonton banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini bukan nonton banjir yang seperti biasanya. Biasanya gue ngeliat banjir dari siaran berita di TV, dan gue terus bertanya-tanya dalam hati, "Bagaimana ya rasanya orang yang kebanjiran? Jalan-jalan naik perahu rame-rame?"&lt;br /&gt;Di dalam kepala gue kegiatan mengungsi dari bencana alam banjir itu lebih terdengar seperti semacam aktivitas tamasya dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus udah gitu yang terus-terusan disorot kamera TV nya rata-rata gambar anak-anak kampung yang lagi pada ketawa-ketawa sambil kecipak-kecipuk main air dan bugil. Terus udah gitu kalo ada salah satu warga yang diwawancarai oleh stasiun TV berita nya, biasanya mereka nyengar nyengir seneng gitu dan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan dengan begitu suka hati. Seakan-akan banjir adalah sesuatu yang menyenangkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, buat orang yang belum pernah ngeliat banjir kayak gue sih mungkin banjir adalah sesuatu yang mencengangkan dan mengasyikkan. Fyi, rumah gue dari dulu sampe sekarang belum pernah kebanjiran. Kebetulan gue tinggal di daerah Jakarta Selatan yang letaknya lumayan tinggi dan kemungkinan terjadinya banjir sangat tipis. Kalo gue kasih gambarannya, harus nunggu sekitar rumah dua tingkat tenggelam dulu baru basement rumah gue kemasukan banjir. Nah bayangkan, kalo rumah gue sampe kebanjiran itu berarti Jakarta udah jadi Extra-Large Outdoor Swimming Pool.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemarin sore, gue baru aja menyaksikan banjir secara langsung di SMA 81, which is ; sekolah gue sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis nya kurang lebih begini ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;01.10 p.m&lt;/span&gt; gue, Eme, Hanum, dan Dinsei sedang saling berbagi kisah dan bercanda tawa bersama di kasur UKS yang empuk dan adem itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;01.35 p.m&lt;/span&gt; hujan turun dengan derasnya mengguyur Jakarta, komplit dengan angin kenceng, suara petir yang menggelegar, geledek, dan kecoa-kecoa yang mulai berlarian panik keluar dari tempat kongkow favorite mereka (gorong-gorong selokan, kolong meja bau sikil, toilet anak perempuan, dst.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;05.30 p.m&lt;/span&gt; hujan reda dan tidak terjadi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kronologis yang busuk dan ngga ada nyambung-nyambungnya samasekali dengan kejadian yang terjadi sebenarmya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, begini yang sebenarnya terjadi ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu siang hari, ketika anak-anak kelas 3 udah pada selesai pra-UAN hari itu dan nampaknya udah pada pulang semua, karena ngga ada pelajaran akhirnya gue, Eme, dan Hanum pun memutuskan untuk latihan english debate di UKS aja, berhubung ALSA 2009 udah semakin dekat dan coach gue ngga bisa terlalu sering ngelatih kita debate, jadinya yaudah kita inisiatif latihan sendiri aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian datanglah Dinsei, yang tiba-tiba menjeblak pintu UKS hingga terbuka dan mulai ngomel-ngomel karena sepatunya baru aja ilang di mesjid abis ditinggal solat zuhur bentar. Inilah dia menurut gue jawaban dari tebak-tebakan ; "Kenapa di mesjid ngga ada piano?" ; boro-boro piano, sendal jepit aja ilang!&lt;br /&gt;Pendek kata, akhirnya Dinsei pun jadi bergabung dengan kita bertiga. Dia memang bukan anggota tim english debate, tapi entah kenapa memang nampaknya banyak orang-orang yang tertarik ngeliatin gue dan temen-temen gue latihan debate.&lt;br /&gt;Maybe they think its something new for them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika hari sudah semakin sore, turunlah hujan yang maha deras dan bunyi petir dan maha dahsyat ; menggetarkan dunia dengan suaranya yang bergemuruh kayak suara Om Jin ketawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fyi, gue takut banget sama suara petir. Kadang ada kalanya gue bisa mengendalikan diri gue terlihat seolah mendengar petir adalah sesuatu yang biasa. Tapi kadang ada saatnya gue takut banget dan ngga tahan ; akhirnya gue melompat ke tempat tidur, bersembunyi di balik selimut sambil menutup telinga rapat-rapat dan mulai ngedumel ketakutan. Setelah mengetahui reaksi gue terhadap petir mungkin lo akan teringat kepada anjing kampung Winn-Dixie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian pintu UKS menjeblak terbuka dan di ambang pintu berdirilah seorang guru Bahasa Indonesia, "Nak! Kalian ngapain tidur-tiduran di sini? Buruan keluar, banjirnya udah setinggi betis hampir meluap masuk sini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kita berempat sempet saling liat-liatan selama beberapa saat, dan baru akhirnya mulai serempak melompat bangkit dari kasur UKS yang empuk dan adem itu menuju ambang pintu UKS.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dan benar saja, begitu kita semua tiba di depan pintu UKS, lapangan basket SMA 81 udah kayak Danau Toba mini. Satu lapangan dikelilingi air banjir yang berwarna kecokelatan bercampur dengan lumpur.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sdrvxt3wJDI/AAAAAAAAADU/oe7iFy7uWNg/s1600-h/kolam+besar+SMA+81.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sdrvxt3wJDI/AAAAAAAAADU/oe7iFy7uWNg/s320/kolam+besar+SMA+81.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321829547097728050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kolam besar SMA 81 Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekeliling balkon sekolah mulai dipenuhi murid-murid kelas 2 dan 1 yang mulai berteriak-teriak kegirangan kenceng-kencengan sama suara badai, "BESOK LIBUR! BESOK LIBUR! BESOK LIBUR!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya bel pulang sekolah pun dibunyikan, disambut oleh teriakan sukacita anak-anak kelas 2 dan 1. Sebenernya ngga ada gunanya juga sih dipulangin cepet, soalnya jalanan banjir jadinya pada bingung juga gimana caranya pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan yang lainnya pun mulai bergabung ke lantai 2 bersama anak-anak IPS lainnya sambil mengagumi pemandangan banjir yang melanda SMA 81. Ada yang sibuk foto-foto, beberapa anak ada yang bikin origami bentuk perahu-perahuan dan melemparkannya ke tengah-tengah genangan banjir, beberapa yang lain terdengar sedang sibuk ber "ooooohhh" dan ber "aaaaahhh" sambil tertawa-tawa menonton banjir.&lt;br /&gt;Dari deskripsi yang gue berikan, tentunya lo akan mengira bahwa ini adalah salah satu momen yang dinanti-nantikan sepanjang tahun, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dan ketika gue dan Eme berjalan turun ke lantai 1 hendak keluar sekolah, gue dan Eme nampak sangat bersemangat sekali. Kita berdua mulai melepas sepatu, ngangkat rok, dan nyemplung ke dalem air banjir sambil berteriak kegirangan, &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;"Waaahh... Akhirnya gue ngerasain banjir jugaa! Aduuhh airnya dingin bangeeet... Aduuh licin, kaki gue sakit nginjek batu... Hahaha asyik bener yaaa hahaha aduh gimana dong gue harus apa nihh hahaha..."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdruUnQTw7I/AAAAAAAAADM/ilrIZpdRzy4/s1600-h/eme+kesenengan+ngeliat+banjir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdruUnQTw7I/AAAAAAAAADM/ilrIZpdRzy4/s320/eme+kesenengan+ngeliat+banjir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321827947593843634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Eme kesenengan ngeliat banjir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena saking kesenengannya kita berdua jadi kelewat norak dan ngga tau harus berbuat apa ketika air banjir yang dingin itu menggelitik kaki kita berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga menyempatkan diri untuk foto-foto di tengah banjir rame-rame, bergaya ceria dan berpose panas di depan loby SMA 81. Sempet diliatin orang-orang yang ada di loby juga sih, tapi berhubung karena urat malu kita semua udah pada putus jadinya yah slow aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sdrpk9eh5iI/AAAAAAAAADE/HzJoQk8jjAY/s1600-h/banjir+oke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sdrpk9eh5iI/AAAAAAAAADE/HzJoQk8jjAY/s320/banjir+oke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321822730878838306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;gue, Eme, Memes, dan Emping foto-foto di depan loby sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan sore itu macet banget parah paraah paraaah banget banget. Gue kejebak macet di daerah Kalimalang dari jam 4 sore dan baru nyampe rumah jam 9 malam!&lt;br /&gt;Bayangkan, betapa keramnya pantat gue duduk di mobil selama 5 jam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, ternyata SMA 81 ngga diliburkan. Yaah emang dasar sekolah ngga mau rugi jam belajar banget. Lapangan basket udah mulai dibersihkan perlahan-lahan oleh pramubakti sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin pengalaman nyemplung langsung ke dalem air banjir ini akan menjadi salah satu kenangan yang ngga akan gue lupakan. Dan gue sangat bersyukur kepada Allah S.W.T yang telah memberikan gue kesempatan untuk melihat banjir secara live dan nyemplung langsung ke dalamnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flood is a &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;ROCK!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-1090589907830572670?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/1090589907830572670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=1090589907830572670' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1090589907830572670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1090589907830572670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/kolam-besar-sma-81-jakarta.html' title='Kolam Besar SMA 81 Jakarta'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/Sdrvxt3wJDI/AAAAAAAAADU/oe7iFy7uWNg/s72-c/kolam+besar+SMA+81.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-280500828357864551</id><published>2009-04-06T10:41:00.006+07:00</published><updated>2009-04-06T11:21:00.400+07:00</updated><title type='text'>Nostalgia Bulletin Board Masa Lalu (masa depan suram itu)</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Karena di posting sebelumnya gue ngisi kuisioner dari Anyo, di posting kali ini gue ingin menuliskan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bulletin board&lt;/span&gt; yang dibuat gue dan Ira (temen gue dari TK sampe sekarang yang sekarang sekolah di SMA Alpus 1) pas masa-masa gue masih LIA satu kelas sama Ira. Entah kenapa ketika gue membaca-baca kembali &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bulletin board&lt;/span&gt; gue dan Ira yang ditulis di binder gue, gue jadi merasa terhibur dan kangeeen banget keinget Ira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aturan baca&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Biru&lt;/span&gt; : Ira&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Hijau&lt;/span&gt; : gue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okay, let's begin ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lagi ngapain sekarang?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bales sms bebe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ngupil sambil ngeliatin whiteboard LIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menurut lo Mister Zaf ganteng ngga?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ganteng banget kayak supir gue si Mursadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ganteng banget kan dia main High School Musical, jadi Zaf Efron (maksa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penemuan paling brilian di dunia?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;CINTA ku pada bebe, haha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Nemu receh 500 rupiah pas aus mau beli aqua tapi ngga punya duit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Yaah kayak ngga tau anak muda aja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo lagi aus tapi nemunya kolor, ngga ada gunanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kentut lo bau ngga?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Wangi surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Harum strawberry segar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kenapa jari ada 5?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Punya gue 20 ah sama jari kaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo kebanyakan dibuat ngupil susah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Arti nama panjang lo apa?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Artinya IRA anak yang perfect abis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Artinya gue tuh ciamik, ucul, dan menggemaskan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kenapa Keti Holmes di namanya ada 'Keti' nya?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya kalo namanya Joko nanti Indah yang mau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo namanya Burket, Tom Cruise mana mau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kenapa Fik** kayak bencong?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kodratnya, makanya mending ikhlas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Tititnya palsu, kali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kenapa Mister Zaf suka keluar-keluar kelas?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya dia syuting High School Musical&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Gengsi kentut mulu di kelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kenapa Mulan Jamilah keluar RATU?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Karena udah ada VAGETOZ (ngga nyambung)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Karena RADJA masuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Kenapa sering terdengar suara rintihan di toilet?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya kalo runtuhan artinya dia eek keluar beton&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo yang terdengar suara musik nge-beatz berarti dia eek keluar boombox (eek aja tetep sok asik pake beat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Kenapa bisul warnanya merah?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya kalo putih-item dikira zebra cross nanti diinjek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Soalnya kalo warnanya silver ntar dikira tombol Turn On&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kenapa orang goblok ngga mau ngaku goblok?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya orang goblok tipenya kayak lo semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ngga ah, gue bersahaja tuh (tuh kan ngga mau ngaku)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kenapa kalo solat pake mukena?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya kalo pake mukelo bisa batal gue&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo pake bikini ntar solatnya diliatin orang (carmuk)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Kenapa lo pake celana dalem?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Agar tetap hangat, kalo ngga nanti si adik sakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo pake celana luar ntar kayak Superman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Kenapa LIA Ps. Minggu cuma 2 lantai?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kalo 3 lantai mending jadi mall&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Yaelah udah bagus ada lantainya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Kenapa test listeningnya belakangan?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Soalnya gue imut dan menawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Karena hanya dirikulah yang pertama (apa coba)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Kenapa kita begitu cacat dan terbelakang?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Lo aja kali, gue sih sempurna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Karena kita semua sedang memainkan peran tertindas dalam serial TV Hidayah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Kapan kita insyaf?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ngga usah mimpi deh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Besok deh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ra, sumpah &lt;span style="font-size:180%;"&gt;gue kangen banget&lt;/span&gt; sama lo. Belom pernah gue nemuin temen yang lebih cacat dan alay selain lo hahahahaha :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-280500828357864551?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/280500828357864551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=280500828357864551' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/280500828357864551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/280500828357864551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/nostalgia-bulletin-board-masa-lalu-masa.html' title='Nostalgia Bulletin Board Masa Lalu (masa depan suram itu)'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-6782112125313704820</id><published>2009-04-06T09:43:00.005+07:00</published><updated>2009-04-06T10:29:36.922+07:00</updated><title type='text'>Tanya - tanya Buncis</title><content type='html'>Homework&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nama sekolah kamu?&lt;br /&gt;SMA 81 Jakarta Taman Bermain Firdaus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nama ketua kelas kamu?&lt;br /&gt;Prabandityas Nugroho. Biasa dipanggil Bugil (bule gila) dan menurut gue emang dia manusia paling najong dan gila sejagat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jabatan kamu dikelas?&lt;br /&gt;orang paling penting di kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Guru yg paling killer?&lt;br /&gt;Odah, gile badannya aja segede tong aer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nama kepsek kamu?&lt;br /&gt;Pak syukur, pindahan dari SMA 21, kata temen 21 gue sih mukanya mirip tukang soto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Nama wakepsek kamu?&lt;br /&gt;om baik yang suka ngasih surat ijin cabut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pernah jadi ketua kelas?&lt;br /&gt;ngga ah males, tanggung jawabnya kurang gede (songong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pelajaran yg paling ga suka?&lt;br /&gt;Akuntansi, udah pelajarannya ngga jelas yang ngajar Mario Bross, bete ngga sih lo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kegiatan rutin kamu di kelas?&lt;br /&gt;maen sama striptease, gigit eme, nyubitin pipi orang gendut, nendang meja, nyisir, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pernah diskors?&lt;br /&gt;belom laahh, gue kan ucul, imut-imut, dan menggemaskan HAHAHAHA *ketawa setan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Sering dihukum?&lt;br /&gt;nggalah kan gue jago ngeles kaya bajay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sering buat PR di sekolah?&lt;br /&gt;tidak tuch, aku kan anak yang giat belajar dan rajin mengerjakan tugas (munafik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Tempat duduk diatur ga?&lt;br /&gt;nggalah kan moving class jadinya kebut-kebutan nyampe kelas biar dapet kursi di belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Nomer absen kamu?&lt;br /&gt;20, angka yang paling ucul, gaul, bisul, dan tuyul soalnya tiap ulangan tesblok gue dapet kursi paling pojok belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kamu jurusan IPA/IPS/Bahasa?&lt;br /&gt;IPS doooong.. anak IPS mah bau duit, emangnya anak IPA bau kodok hahahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Suka bolos ga?&lt;br /&gt;tergantung, kadang pengen bolos kadang pengen rajin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Sering rame?&lt;br /&gt;haha gitu deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Ada ade kelas yg dipikirin?&lt;br /&gt;ngapain dipikirin, ngga worth it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Kalo kakak kelas?&lt;br /&gt;hahahaha NO COMMENT deeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Boleh bawa hp ke sekolah?&lt;br /&gt;boleh lah, bawa mejik jer aja boleh, suka-suka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Pernah berantem di sekolah?&lt;br /&gt;sering, lawan kucing garong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Pelajaran yg paling kamu suka?&lt;br /&gt;Akuntansi , hahahahaha (munafik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Tempat favorite di sekolah?&lt;br /&gt;UKS, tempat dimana gue mendalami akting sakit perut, kepala pusing cenat cenut, dan tidur siang dengan nyenyaknya dan penuh sukacita. semakin sering gue ke sini gue menjadi semakin kreatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Ada kantin ga?&lt;br /&gt;siapa sih yang bikin pertanyaan? yanto ya? kok goblok banget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Suka langgar peraturan ga?&lt;br /&gt;yeaahh tiap hari baju gue kayaknya ngga ada yang sesuai keinginan guru haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Baju suka dikeluarin?&lt;br /&gt;baju gue yang mau eksis jadinya keluar sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Suka nyontek?&lt;br /&gt;nggalah, gue bagian yang dicontekinnya, gue kan primadona kelas (ngarep)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Nama panggilan kamu kalo di sekolah?&lt;br /&gt;buncis, Katy Perry, Emma Watson (ngarep)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Pesan buat angkatan di bawah kamu?&lt;br /&gt;lanjutin english debate 81 ya, dek. sumpah ngga enak gue sama Gery haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. tag?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agni, Delta, Jojo, Utie, uun, rein, Abon, Anyo !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-6782112125313704820?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/6782112125313704820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=6782112125313704820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/6782112125313704820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/6782112125313704820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/tanya-tanya.html' title='Tanya - tanya Buncis'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-6039338026838009559</id><published>2009-04-01T09:54:00.001+07:00</published><updated>2009-04-01T16:18:32.540+07:00</updated><title type='text'>We Are What They Called Soulmate</title><content type='html'>Kali ini gue ingin menceritakan tentang salah satu sahabat baik gue. Hal yang paling gue ingat ketika pertama-tama baru kenal dia yaitu pas kelas 2 SMP di Smabel, adalah ketika gue denger dia marah-marah sambil nunjuk-nunjuk kertas daftar absensi kelas ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Kindy Aulia&lt;br /&gt;Jenis Kelamin : Perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia cemberut marah sementara seisi kelas tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;Fyi, dia laki-laki. Terlepas dari kenyataan bahwa namanya terlalu imut untuk jadi nama anak laki-laki yang agak galak, sering bertingkah idiot, keras kepala, dan betisnya se-eksotis betis tukang becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibilang mungkin dia adalah sahabat gue yang paling lama setelah Ira (gue sendiri kenal sama Ira dari masih TK di Al-Azhar 2 dan jadi teman dekat sampe sekarang). Dan kalo lagi ngobrol bareng kadang-kadang kita suka flashback, seperti contohnya ; "Ndah, inget ngga sih dulu kita suka ngerjain Gaza? Kita nuker air di botol minumnya sama air kolam ikan sekolah? Terus dia bego ngga tau, airnya keminum. Padahal ada eek ikan nya ngambang-ngambang gitu hahaha." atau, "Kin, inget ngga sih dulu gue pernah kesel banget sama lo, terus gue nyirem buku catatan Fisika lo pake betadine sampe rusak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan biasanya tiap percakapan flasback ini dimulai, gue dan Kindy akan tertawa dan tertawa dan terus tertawa.&lt;br /&gt;Soalnya kayaknya hampir setiap kejadian yang gue alamin sama Kindy hampir semuanya kejadian bego yang bego banget lah pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu hal yang paling ngga bisa gue lupain adalah pada saat acara Prom Nite sekolah ; pasangan prom gue Kindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar beberapa hari sebelum acara prom, gue udah mulai cerewet dan sibuk mencoba me-matching-kan dress Prom Nite gue sama setelan formal yang akan Kindy pake. Gue mencoba memastikan sepasti mungkin karena gue tau betapa cueknya Kindy dalam hal berpakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue nanya, "Lo pake jas warna apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kindy jawab, "Jas warna putih, Ndah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue nanya lagi, "Kemejanya warna apa? Warna putih aja ya? Lo pake warna putih aja biar bagus, biar kayak yang di film-film."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kindy mengerang, "Aahh, ngga usah pake kemeja ya, Ndah? Di dalem jas nya gue pake kaos aja. Anak-anak cowok pada janjian pake kaos tuh katanya. Lagian gue ngga punya kemeja formal warna putih juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue merengek, "Ngga maaauu... Pokoknya lo pake kemeja warna putih, biar pas sama jas nya. Pake kemeja putih, ya ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kindy bilang, "Yaaahh gue ngga punya kemeja warna putih, Ndah. Kemeja gue warna gelap semua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bilang, "Pokoknya pake kemeja warna putih, gue mau liat lo pake setelan serba putih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdengar suara gagang telepon diambil orang lain di sebelah Kindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pokoknya tenang aja deh, Ndah. Besok Kindy nya ganteng kok mau pergi ke prom. Om jamin." ternyata yang ngomong adalah bokapnya Kindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ketawa, "Okee deh, Om."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan besok malamnya, ketika gue ketemu Kindy di loby Le Meridien, betapa leganya gue begitu melihat dia pake kemeja putih dan jas yang rapi juga. Gue mulai mengamati dia dari atas sampe bawah dan mengangguk puas. Tapi ketika mata gue berhenti di bawah, gue hanya bisa menggeleng tersenyum dan menghela napas pelan.&lt;br /&gt;Kindy pake sepatu keds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat gue dan Kindy mulai berdebat tentang sepatu keds nya, lama-kelamaan mata gue tertuju pada kemeja putih Kindy yang nampaknya terasa sangat familier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitu menyadarinya, gue langsung memekik, "Astaga, lo pake kemeja paskibra?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue dan Kindy pun ngakak kenceng banget sampe-sampe hampir sebagian besar orang yang berada di loby Le Meridien malam itu menoleh dengan heran, mencari asal keributan. Gue sampe harus nahan ketawa beberapa menit ke depan, sebelum akhirnya bisa berhenti ngakak dan berkata, "Kenapa lo pake kemeja paskibra?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kindy jawab, "Kan udah gue bilang, gue ngga punya kemeja warna putih. Tapi lo minta gue pake kemeja warna putih. Yaudah, gue pake aja ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ketawa, "Tapi kan bukan berarti lo harus maksain diri selalu ngikutin mau gue. Yaudah, sini lepas aja kemejanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Kindy pun ngelepas kemeja paskibra nya, digantikan dengan kaos distro warna ungu gelap yang emang udah didobel di balik kemejanya. Kemeja paskibra Kindy pun gue lipat dan gue masukan ke dalam tas tangan gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hari sudah semakin malam dan acara puncak udah dimulai, ballroom Le Meridien menjadi remang-remang samasekali. Dan saat itu sekitar jam 11 lewat adalah acara band gitu. Kebetulan band nya mainin salah satu lagu Incubus yang gue suka, dan gue pun ikut bergabung dengan anak-anak lain yang suka lagu itu dan maju nonton di depan panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika gue lagi asyik-asyik ikutan nyanyi di depan panggung bareng anak-anak yang lainnya, tiba-tiba dari belakang gue ada yang ngedorong gue kenceng banget sampe-sampe gue kedorong maju dan nabrak speaker besar. Ketika gue menoleh, ternyata yang ngedorong gue adalah anak-anak cowok yang lagi pada moshing dan ngga sengaja nabrak gue.&lt;br /&gt;Punggung gue sakit banget dan gue merintih sambil ngusep-ngusep tulang punggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lalu tiba-tiba Kindy muncul menyeruak dari dalam kerumunan dan narik tangan gue dan mulai ngomelin gue, "Lo tuh ngapain sih? Sok tau banget keluyuran sendirian! Udah di sini aja, di depan gue. Jangan jauh-jauh, ntar ketabrak lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ngga bisa membantah, gue nurut aja berdiri di situ. Biar aman, at least ada yang ngejagain. Dan beberapa menit kemudian gue menoleh ke belakang dan mendapati Kindy udah ngga ada di sana. Gue mencoba menyipitkan mata mencari-cari di keremangan ballroom dan menemukan Kindy yang ternyata berada di antara anak-anak cowok yang lagi pada moshing, saling tabrak berdesakan, dia menjauhkan mereka dari gue. Dan saat itulah gue sadar kalo di belakang gue kosong.&lt;br /&gt;Gue merasa aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika lewat tengah malam, sebelum gue berpisah mau naik mobil, gue nyengir ceria dan menyahut, "Daah.. Nanti kita ketemu di 8 yaaa..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian ketika hasil penyeleksian murid SMA baru berakhir, cengiran sukacita gue berubah digantikan dengan mata belekan sembab abis nangis seharian dan muka sayu. Gue langsung bilang ke Kindy sambil nangis sesenggukan di telefon, "Modd... Buncis ngga masuk 8... Nem buncis kurang 0.07 buat bisa masuk situ... Gimaaanaaa doooongggg? Huuwaaaaaa ngg grrkk nggg grrk.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa ngeselinnya ternyata dia malah ketawa, mungkin untuk membuat gue rileks, "Hahaha yaudah ngga apa-apa. Biarpun kepisah ngga ketemu tiap hari kan jaraknya ngga jauh-jauh amat. Kan masih bisa sering ketemu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue masih nangis, "81 itu dimana? Gue kan milih 81 gara-gara ngikutin pilihan sekolah lo. Gue ngga tau itu dimana. Gue kira kalo ngga bisa masuk 8 ntar kita masih bisa barengan masuk 81. Tapi lo ngeselin, nem lo ketinggian. Buncis ngga kenal siapa-siapa di 81. Buncis temenan sama siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kindy bilang, "Sama siaaaaaapa keekk, udah gede... Hahahahaha."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah kampret buduk kingkong bulu mata palsu sendal jepit bolong pantat kuda nungging ketek kejepit gue kesel banget lagi sedih gitu dicandain sama Kindy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang iya, biarpun gue udah kepisah begini sama Kindy, gue dan dia tetep contact-contact an. Tetep ketemu dan cerita-cerita.&lt;br /&gt;Ngga peduli dengan komentar banyak orang yang selalu menuduh dan curiga kalo sebenernya hubungan gue sama Kindy lebih dari sekedar sahabat.&lt;br /&gt;Kebanyakan orang mengira kita pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pada awalnya gue masih mencoba repot-repot bersusah payah menjelaskan kepada orang-orang bahwa Kindy bener-bener sahabat gue, ngga lebih. Tapi kemudian lama-lama gue capek dan bosen meyakinkan mereka, karena nampaknya kebanyakan orang lebih suka mengambil kesimpulan dari apa yang mereka percayai, bukan dari apa yang sebenarnya terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalaupun gue merasa hubungan gue dan Kindy lebih dari sekedar sahabat, gue akan menganggap Kindy adalah sodara gue sendiri. Sebagai abang gue yang selalu ada dan jagain gue disaat gue merasa takut.&lt;br /&gt;Mungkin gue hampir mempercayakan segala hal kepada dia. Karena gue percaya apapun yang terjadi dia akan selalu jadi sahabat gue dan ngga akan pernah nyakitin gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kalinya gue ketemu Kindy, dia nganter gue pulang dan parkir. Ketika dia selesai mematikan mesin mobil dan kita berdua hendak turun, Kindy ragu-ragu sebentar dan nanya, "Ndah, lo yakin gue ikut turun juga? Masalahnya sepatu sekolah gue pinggirnya bolong gede banget, gue ngga layak banget." dan diapun nunjukin gue sepatu sekolahnya yang robek-robek dan berjumbai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue hanya ketawa dan bilang tetep mau dia ikutan turun dari mobil juga. Gue ngga peduli sekalipun Kindy pake baju compang-camping, badannya dilalerin, atau kakinya buntung sebelah. Dalam keadaan apapun dia tetap sahabat gue.&lt;br /&gt;Dan gue akan selalu menerima sahabat gue apa adanya.&lt;br /&gt;Just like one of Stevie Wonder's song ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" In good times,&lt;br /&gt;And bad times,&lt;br /&gt;I'll be on your side forever more,&lt;br /&gt;That's what friends are for,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gue berharap ketika gue dan Kindy udah dewasa nanti dan punya pasangan masing-masing, gue kepingin nanti anak gue dan anaknya Kindy jadi sahabatan juga kayak papa mamanya.&lt;br /&gt;Knowing he can always count on me for sure, that's what friends are for :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-6039338026838009559?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/6039338026838009559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=6039338026838009559' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/6039338026838009559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/6039338026838009559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/04/we-are-what-they-called-soulmate.html' title='We Are What They Called Soulmate'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-1893808346871939368</id><published>2009-03-20T23:34:00.001+07:00</published><updated>2009-03-20T23:34:42.025+07:00</updated><title type='text'>Hey, Let's Save The Earth!</title><content type='html'>Hari ini gue baru aja selesai mengikuti 1st Youth Global Warming Symposium and Workshop yang diadakan oleh Ritsumeikan Asia Pacific University-JAPAN, di SMA 8. Awalnya gue sempet nolak ngga mau begitu disuruh guru gue ngewakilin SMA 81, karena jadwal workshop nya sendiri bentrok sama jadwal ulangan tesblok gue. Alhasil, gue jadi harus ulangan susulan 4 mata pelajaran. Tapi ngga apa-apa juga kok, its worth it anyway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi gue sempet berasa keganggu juga pas ditengah-tengah acara workshop, temen-temen gue pada ngirim sms yang kurang lebih salah satu dari isinya begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From : Kiky&lt;br /&gt;Cis, bagi jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sms nya gue cuekin, ngga gue bales. Soalnya gue males repot-repot ngejelasin gue lagi dimana, sedang apa, sama siapa, semalam berbuat apa (kayak lirik lagunya Kangen Band) lagian emang gue hampir selalu lupa atau telat bales sms pas gue lagi workshop. Soalnya gue emang konsentrasi banget sama presentasi-presentasi yang dibawain anak-anak APU nya, walaupun disaat KLH (Kementrian Lingkungan Hidup) yang dapet giliran presentasi, gue hampir ketiduran seminggu saking bosennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, jadi kita semua dibagi jadi 7 teams yang masing-masing dibimbing oleh 2 leader. Salah satu leader kelompok gue adalah orang Jepang.&lt;br /&gt;Namanya Tatsu. Yang satu lagi orang Indonesia yang sekarang lagi ngambil S2 di APU jurusannya tentang environmental gitu deh gue lupa apa nama jurusannya. Namanya Anne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatsu ini bisa dibilang sering dikerjain pas jadwal group discussion atau pas lagi siap-siap buat group presentation. Ternyata Tatsu samasekali ngga bisa ngomong bahasa Indonesia, dan gue mendapati ini semakin menarik. Bisa dibilang komunikasi yang terjadi antara Tatsu dan temen-temen kelompok gue sering banget amburadul dan berantakan, tentunya karena kita (ngga) sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu dia sempet ngomentarin gambar gue ; gambar cewek pake baju seragam sekolah, tapi kakinya ngga gue gambar.&lt;br /&gt;Gue hanya gambar sampe setengah badan. Dan Tatsu mulai komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatsu nanya, "Why do you draw that girl without feet?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue spik, "Because it's a ghost." (padahal sebenernya gara-gara gue males gambar sampe satu badan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alis Tatsu terangkat dan dia mulai kesenangan sambil nunjuk-nunjuk gambar cewek itu seolah-olah kayak baru aja berhasil nemuin jawaban kuis TTS di koran tahun 1993, "Aaahh, i know what do you call it! Pocon, right? Aaah it must be pocon, Indonesian's ghost."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ngakak, "No, its not pocon, its pocong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selama beberapa menit ke depan temen-temen sekelompok gue mulai ngajarin Tatsu ngomong kata 'pocong' dengan pengucapan yang baik dan benar. Dan setelah dia udah bisa ngomong 'pocong', gue menyela, "Tatsu, actually it's not a pocong. It's kuntilanak." Kemudian dia menyiratkan ekspresi wajah merana yang tersiksa dan mulai belajar ngomong kata 'kuntilanak' dari awal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually, gue juga bertemu sama salah seorang teman gue anak Labschool Rawamangun, namanya Radhian. Bisa dibilang dia yang paling eksis dan paling suka tampil di depan aula, ngomong ini ngomong itu, omongannya berbobot banget deh jauh banget sama omongan gue yang bisa dibilang lebih mirip kayak suara kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pas dia maju ke depan, gue sempet bilang ke temen-temen kelompok gue, "Hey, do you see the guy who talks with a microphone right over there? Well, he's a friend of mine. His name's Giant."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian sumpah deh tuh orang gede banget. Lo perhatiin aja kalo dia jalan memasuki ruangan melewati pintu, puncak kepalanya nyaris sejajar dengan bingkai pintu. Gue juga pernah ngeliat dia naik mobil, kepalanya mentok langit-langit mobil dan dia harus agak menundukkan kepalanya sepanjang perjalanan.&lt;br /&gt;Dan gue ngakak abis-abisan ngeliat ini, karena ini baru pertama kalinya gue ngeliat ada orang yang kepalanya kepentok langit-langit mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pas acaranya udah berakhir dan waktunya untuk foto-foto bersama, gue manggil-manggil dia, "Hey Giant! Yes, Giant! Come on, let's take a picture! No, not right there, bad lighting. There Giant, let's take a picture outside!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari wajahnya nampaknya dia terlihat agak risih karena gue panggil-panggil dengan sebutan Giant. Udah gitu disebut-sebut Giant nya banyak, lagi. Kenceng pula.&lt;br /&gt;Abis gimana dong, emang badannya gede. I just say thing the way i see it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, overall, it was really a great event. Acara ini benar-benar membuat gue terinspirasi untuk mengambil tindakan yang lebih bertanggung jawab untuk menghentikan global warming.&lt;br /&gt;Bahkan pas nyampe rumah gue langsung bilang ke nyokap gue, "Mah, lampu di rumah kita itu lampu apa? Mulai besok ganti ya mah semuanya sama lampu CFL. Tadi kata orang yang presentasi di workshop nya kita semua bisa mati kalo ngga pake lampu CFL."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah kurang lebih begitulah yang langsung gue kontribusikan secara konkrit dan brilian untuk menyelamatkan bumi kita ini. Dan mungkin gue dan temen-temen gue akan punya project ke depannya bersama-sama untuk memberikan pemahaman-pemahaman tentang global warming buat temen-temen gue yang masih ngga terlalu peka akan global warming itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stay cool, frieds! Save our earth!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-1893808346871939368?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/1893808346871939368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=1893808346871939368' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1893808346871939368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1893808346871939368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/03/hey-lets-save-earth.html' title='Hey, Let&apos;s Save The Earth!'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-1409848790665958187</id><published>2009-03-19T22:43:00.001+07:00</published><updated>2009-03-19T22:43:59.614+07:00</updated><title type='text'>The Last Day With Room 209</title><content type='html'>Mungkin hari ini adalah hari terakhir gue masuk kelas LIA gue. Hari ini adalah schedule presentation terakhir, gue dan temen-temen gue berasa lega banget tapi sekaligus SSM (sedih-sedih manja) gitu. (apa coba)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually perasaan agak kehilangan dan hampa ini udah gue rasakan semenjak hari Selasa minggu lalu. Ketika jam sudah menunjukkan pukul 06.45 p.m, bel berbunyi, dan seisi kelas mulai sibuk merapikan buku-buku (yaelah sok banyak buku banget, padahal belajarnya cuma pake satu buku doang) dan tas masing-masing.&lt;br /&gt;Dan kata-kata terakhir yang gue denger dari mister gue adalah, "Good evening, class."&lt;br /&gt;Just that.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal yang biasanya gue denger tiap closing class adalah, "See you on this Thursday, class!" atau, "See you on next Tuesday, class!"&lt;br /&gt;Tapi kali ini ngga. Dan entah kenapa hal ini membuat gue merasa ada bagian kecil yang hilang dan kurang lengkap dari diri gue. Rasanya seperti ada sesuatu yang terlewatkan.&lt;br /&gt;Perasaan ganjil yang mengganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar ini, gue dan Ira langsung bertatapan mata. Bukan tatapan mata yang gimana-gimana loh, bukan tatapan mata tajam penuh hasrat yang bergelora (ini mah maunya Ira kali ya, gue sih ngga doyan sama dia mwahahaha), tapi tatapan mata yang seakan menyiratkan perpisahan (ya kalo gue sih gitu, ngga tau deh kalo Ira gimana, mungkin tatapannya lebih mengekspresikan penderitaan orang yang nahan boker 3 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written test nya sendiri dilaksanakan tanggal 12 Maret minggu lalu. Dan kalo lo tanya pendapat gue tentang bagaimana soalnya, gue akan jawab, "MONYET! SOAL APAAN NIH? WOY, TEGA BANGET SIH LO BIKIN SOAL SUSAH BEGINI? PAKE BAHASA INGGRIS PULA??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah itu soal susah banget. Yah, lumayan susah lah sampe-sampe bikin gue ngejambakin rambut sendiri dan buang ingus dari mata pas ngerjain soal. Nyontek pun males, ngga ada gunanya (munafik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan di kelas HI 4 gue ini ada dua anak yang veteran, mereka failed pas term yang lalu. Dan mereka bilang, "Written test nya susah banget, Ndah."&lt;br /&gt;They got that right.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas keluar kelas abis selesai written test, semuanya pada elus-elus dada, jidad berkeringat, mata merah, bibir pecah-pecah, perut buncit berkilat. Hampir menyerupai penampilan korban tsunami yang busung lapar di poster-poster buat sumbangan bencana alam lah pokoknya (kecuali Katon, dia lebih mirip boboho kecebur kecap yang baru keluar dari goa dan akhirnya melihat dunia luar).&lt;br /&gt;Mengenaskan banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita semua mulai mengeluhkan tentang segala kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi, "Gimana kalo seandainya gue ngga lulus?" atau, "Gimana kalo essay writting gue ternyata salahnya banyak banget?" atau, "Gimana kalo ternyata mister kita itu sebenarnya waria?"&lt;br /&gt;Yah, pokoknya berbagai macam lah pengandaian yang keluar dengan nada cemas dari temen-temen gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saat gue mau maju untuk presentation, gue bener-bener ngga siap. Karena saat itu gue lagi ulangan tesblok dan belum lagi gue di suruh ngurusin ikutan workshop tentang global warming di SMA 8 yang diadakan oleh Ritsumeikan Asia Pacific University-JAPAN. Tapi alhamdulillah presentasi gue berjalan dengan lancar walaupun tanpa visual materials yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sore ini adalah sore terakhir gue masuk kelas LIA gue. Ditemani oleh Kindy, yang entah gimana caranya sampe-sampe bisa nyasar ikutan gue ke LIA dan ikutan foto bareng temen-temen LIA gue juga sampe malem, gue menghabiskan hari terakhir gue di LIA dengan perasaan senang luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I got everything i want here ; my bestfriend, my classmates, and fun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My life just cant possibly be more wonderful than now on.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;I love you, guys :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-1409848790665958187?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/1409848790665958187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=1409848790665958187' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1409848790665958187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1409848790665958187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/03/last-day-with-room-209_19.html' title='The Last Day With Room 209'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-4844430923251647570</id><published>2009-03-17T22:51:00.001+07:00</published><updated>2009-03-17T22:51:19.572+07:00</updated><title type='text'>Apakah Artinya Cinta?</title><content type='html'>Apakah artinya cinta? Apakah itu sesuatu yang begitu berharga sampe-sampe bisa membuat lo berkorban dalam banyak hal demi membahagiakan orang yang lo cintai?&lt;br /&gt;Atau apakah itu sesuatu yang begitu remeh hingga bisa lo tinggalkan begitu saja tanpa rasa bersalah dan selingkuh dengan orang lain yang menurut lo lebih sempurna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu cinta?&lt;br /&gt;Siapa yang tau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide untuk nulis blog tentang hal ini entah kenapa terlintas begitu saja di kepala gue setelah gue membaca salah satu posting di blog temen gue tentang Single or Double?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue sebenernya ngga ada batasan umur pada seseorang untuk merasakan cinta. Adek sepupu gue yang masih kelas 3 SD aja pacarnya banyak. Dan kadang-kadang dia suka nanya ke ibunya dengan nada polos yang amat sangat, "Bu, orang pacaran tuh gimana sih? Ajarin aku dong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jadi membayangkan, bagaimana reaksi nyokap gue kalo seandainya gue pulang sekolah suatu hari nanti dan langsung nanya ke nyokap gue, "Mah, orang kawin tuh gimana sih? Ajarin aku dong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan gue pernah liat di TV ada aki-aki sama nini-nini gitu yang nikah pas udah umur 60 tahun lebih.&lt;br /&gt;See? Cara kerja cinta itu begitu misterius.&lt;br /&gt;Heaven knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin untuk beberapa orang, ada yang ngga bisa hidup kalo ngga punya pacar. Pokoknya harus selalu ada yang nemenin, ada yang merhatiin, ada yang bisa antar-jemput, ada yang ngepel rumah, ada yang nyuciin mobil, pacaran sama kacung aja sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kebanyakan dari orang dengan tipe pemikiran seperti itu akan menganggap orang yang single sebagai manusia yang phatetic banget ; menyedihkan dilihat dari segala sisi, kesepian, ngga terurus, rambut gimbal, gigi hitam, badan dakian, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue mereka salah besar. Justru gue melihat banyak orang yang single nampak jauh lebih bahagia daripada orang yang punya pacar. Karena mereka lebih bebas ini itu, pergi kesana kemari, sama ini sama itu, ngetawain ini ngetawain itu, kentut, pipis, makan, tidur, dst. Yah pokoknya bebas deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa harus merasa bersalah 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 12 bulan setahun (lama-lama jadi itung-itungan tahun kayak anak SD belajar matematika) hanya karena lupa ngabarin sedikiiiiitt aja, atau karena lupa bales sms sebentaaaarr aja, lalu dimulailah pertengkaran mahadahsyat hanya karena masalah sepele.&lt;br /&gt;Kadang orang yang punya pacar suka iri kalo ngeliat orang yang single bebas melakukan banyak hal tanpa merasa harus repot-repot menjaga perasaan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi terkadang juga orang yang single suka iri ngeliat orang yang lagi pacaran mesra banget di bawah pohon jambu sambil makan buah nangka (loh kok ngga nyambung buah sama pohonnya?), biasanya orang-orang yang sedang jatuh cinta ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cewek ; muka senyum-senyum malu tapi mau, terkadang memainkan rambut dengan gugup dan manja, bajunya eksis banget lah trend terkini seperti yang ada di majalah-majalah remaja, wangi parfum menyengat banget udah kayak wangi semerbak satu kebun bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cowok ; biasanya wajahnya dihiasi beberapa jerawat yang menunjukkan kejantanannya (ngga nyambung), cengar cengir konyol malu-malu kuda, biasanya pake jaket yang paling eksis biar diperhatiin orang yang lewat (carmuk), terkadang suka agak diam-diam sesaat gitu biar nampak kul, wangi parfum menyengat menguar saking menyengatnya sampe kalah bau ketek kambing yang berdiri di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan biasanya pasangan yang lagi kasmaran ini sering ditemukan lagi saling gombal-gombalan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok : langit malam ini kosong banget ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek : waah, emang iya ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok : iyaa, soalnya semua bintang di langit malam ini ada di wajah kamu yang menyinari malamku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek : hihihi, eh eh, papa kamu tukang AC ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok : ngga tuh bukan, emangnya kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek : iya, soalnya kamu menyejukkan hatiku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok : hahaha... Eh eh, sumpah, kamu denger sesuatu ngga barusan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek : hah? Denger apa? Suara apa? Aku ngga denger apa-apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok : masa sih kamu ngga denger? Aku kan baru saja mengetuk pintu hatimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitulah seterusnya ngga ada abisnya, makin kesitu makin najong isi bualannya. Sampe-sampe bikin kepala orang yang single meledak saking siriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah benar semua hubungan itu berjalan selalu dengan indah dari awal sampe akhir? Apakah semua hubungan itu isinya hanya sekedar kata-kata cinta? Jalan bareng pegangan tangan? Baru beberapa bulan jadian mulut udah monyong-monyong minta dicium?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gue ngga. Menurut gue cinta itu lebih dari sekedar itu semua. Cinta itu adalah seberapa besar pengorbanan yang rela lo lakukan demi melihat orang yang lo cintai tersenyum kembali. Tersenyum seperti itu terus selamanya hingga dia tua dan lo melihat rambutnya memutih. Dan saat lo menyaksikan itu, lo masih berdiri di sampingnya, memandang wajah tuanya tapi masih tetap memandangnya seperti saat pertama kali lo bertemu dengannya. Dan lo jatuh cinta setiap hari dengannya hingga nanti lo tua dan mati. Dan lo akan ikhlas sepenuhnya atas segala keputusan yang akan terjadi asalkan dia bahagia. Selama dia bahagia, begitu juga yang akan lo rasakan.&lt;br /&gt;Seperti yang gue pelajari sehabis nonton film Little Manhattan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah artinya cinta?&lt;br /&gt;Answer it yourself.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-4844430923251647570?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/4844430923251647570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=4844430923251647570' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/4844430923251647570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/4844430923251647570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/03/apakah-artinya-cinta_8738.html' title='Apakah Artinya Cinta?'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-1370075255779919338</id><published>2009-03-16T20:09:00.001+07:00</published><updated>2009-03-16T20:09:08.566+07:00</updated><title type='text'>Mimpi Dan Rumah Nomer 9 (sebenernya ngga ada hubungannya sama alamat rumah gue, cuma biar agak keren aja kayak judul filmnya Indra Lesmana)</title><content type='html'>Gue ngga pernah mengerti bagaimana cara mimpi bekerja. Karena gue sering banget mimpiin hal-hal yang aneh setiap kali gue tidur. Seperti contoh ; gue pernah ketiduran di kelas pas jam pelajaran Akuntansi dan gue mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue mimpi dikawinin sama Skandar Keynes (ngga deng bo'ong ; ngarep), gue mimpi main sepeda terus sepedanya oleng masuk ke danau. Dan saat adegan gue jatoh nyungsruk masuk ke danau, gue terbangun. Tapi pas gue terbangun badan gue rasanya kayak bener-bener bunyi 'bletak' jatoh dan badan gue rasanya jadi pegel-pegel.&lt;br /&gt;Kemudian temen sebangku gue bertanya sambil ngeliatin gue dengan heran, "Kenapa lo, Cis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue jawab, "Astaga, tadi gue (ngga) sengaja ketiduran terus gue mimpi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen gue heboh, "Mimpi apa, Cis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus gue ceritain deh isi mimpi gue. Sempet agak membual juga pas gue ngaku-ngaku sepedanya mau jatoh tapi terus gue berkelit dengan elegan dan melompat dan tiba-tiba gue terbang punya sayap (kayak film Angling Darma gitu), terus gue juga berkelahi dengan beberapa penjahat yang menyakiti anak kucing, pokoknya endingnya bagus deh (maksa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan cuma itu, mimpi gue yang isinya aneh-aneh banyak. Gue pernah mimpiin nenek gue pake jaket kulit hitam, kacamata gaya hitam, sambil nyetir Jeep keliling kompleks dan bawa bir di tangan (kaca mobilnya dibuka penuh gitu terus tangannya bersandar keluar kayak trend sopir angkot).&lt;br /&gt;Dan pas bangun tidur gue sempet terbengong-bengong sesaat kayak William Hung dan ngakak keinget mimpi gue tadi malem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus juga ada mimpi yang agak memalukan ; gue mimpi dikelitikin sama cowok yang gue suka. Di dalam mimpi itu gue ketawa-ketawa geli malu-malu gitu sambil bilang, "Hahaha apaan sih, geli tau. Udahan dong.. Eh lagi deh, hahaha.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika gue buka mata, ternyata yang ngelitikin gue adalah nyokap gue yang mau ngebangunin gue solat subuh. Gue sewot dan langsung menghindar dari kelitikan nyokap, "Loh kok mama siiihh?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyokap gue bingung, "Lah emang siapa lagi? Buruan solat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu gue langsung ke toilet dan bengong lama banget keinget mimpi tadi malem. Untung gue ngga keceplosan pas ngomong sewot ke nyokap. Kalo ngga bisa tengsin berat gue dicengin sama nyokap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mimpi-mimpi tersebut ngga ada yang seaneh yang gue alami baru-baru ini. Kali ini aneh banget dan bikin gue terheran-heran selama beberapa saat ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu pagi yang cerah gue bangun (kira-kira sekitar jam 10 an yang buat gue masih terasa kayak subuh), gue bangun sambil ngulet-ngulet ngga jelas, mengerjap-ngerjapkan mata, dan bertanya-tanya ; Jam berapakah sekarang? Dimanakah aku? Siapakah aku?&lt;br /&gt;Apakah aku Katy Perry? (ngarep)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya hal yang gue lakukan ketika gue baru bangun tidur adalah mencoba mengingat-ingat mimpi tadi malam, soalnya gue hampir selalu mimpi tiap tidur. Dan begitu gue keinget, gue kaget.&lt;br /&gt;Gue mimpiin orang yang kayaknya agak aneh aja bisa muncul di mimpi gue. Dan mimpi tadi malam rasanya nyata banget.&lt;br /&gt;Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insting pertama gue adalah ngasih tau ke temen gue kalo gue mimpiin dia tadi malem, dan temen gue itu langsung ketawa-ketawa dan mulai ngecengin gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya tiap gue mimpiin orang gue langsung ngaku ke orangnya kalo gue mimpiin orang itu.&lt;br /&gt;Tapi kali ini gue ngga mau ngaku.&lt;br /&gt;Gengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga lama kemudian, handphone gue berdering ; ada sms masuk.&lt;br /&gt;Dan pas gue liat sender nya, gue agak terkejut.&lt;br /&gt;Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah muncul tadi malam di mimpi gue, sekarang orang ini muncul di layar handphone gue. Mungkin kali berikutnya dia akan muncul di setiap tempat yang gue lalui kayak di film Little Manhattan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan betapa kagetnya gue begitu dia bilang, "Boleh ganggu ngga, Cis? Soalnya tadi malem gue mimpiin lo..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damn.&lt;br /&gt;Hal pertama yang muncul di kepala gue adalah rasa kesel karena gengsi yang tak tertahankan ; temen gue itu pasti ngadu ke dia kalo gue mimpi dia tadi malem. Dan gue langsung sewot kesel ke temen gue, "Astaga, lo ngomong-ngomong ya? Aduh kok dia bisa tau gue mimpiin dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kepala gue udah terbayang imajinasi-imajinasi bahwa orang itu pasti sekarang lagi cekakak cekikik kege-eran begitu tau kalo gue mimpiin dia.&lt;br /&gt;Dia pasti mancing-mancing gue biar gue malu.&lt;br /&gt;Pasti mau ngatain gue biar gue salting kayak waktu dia liat gue jatoh nabrak pot depan dia.&lt;br /&gt;Selalu begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata temen gue bilang, "Ngga, Cis. Sumpah deh. Emang kenapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gue jadi semakin bingung. Kalo temen gue itu ngga ngadu biar dia ngatain gue...&lt;br /&gt;Masa sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata memang benar. Entah for whatever reason, gue dan dia mimpiin satu hal yang sama tadi malem. Dan ini bener-bener bikin kita berdua bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bilang, "Aneh ya, bingung banget gue kenapa bisa mimpi barengan gini. Apa mungkin ini berarti suatu pertanda baik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ketawa, "Iya mudah-mudahan aja begitu. Mungkin ini artinya nanti lo bisa tembus masuk UGM."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bilang, "Ya, mungkin. Mudah-mudahan aja begitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan entah kenapa ini benar-benar membuat gue merasa bingung.&lt;br /&gt;Aneh.&lt;br /&gt;Kebetulan yang aneh.&lt;br /&gt;Aneh. Aneh. Aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kemudian gue hanya tertawa.&lt;br /&gt;Karena itu adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-1370075255779919338?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/1370075255779919338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=1370075255779919338' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1370075255779919338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/1370075255779919338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/03/mimpi-dan-rumah-nomer-9-sebenernya-ngga.html' title='Mimpi Dan Rumah Nomer 9 (sebenernya ngga ada hubungannya sama alamat rumah gue, cuma biar agak keren aja kayak judul filmnya Indra Lesmana)'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-844197440974263185</id><published>2009-03-13T06:30:00.000+07:00</published><updated>2009-03-13T06:38:01.770+07:00</updated><title type='text'>Me, The World, and Facebook</title><content type='html'>Mungkin orang" di seluruh dunia udah terserang demam facebook. entah berapa juta orang di luar sana yang punya facebook, sampe" hampir tiap gue ketemu atau kenalan sama orang baru yang ditanyain pertama pasti ; "Eh, punya facebook ngga?" atau, "Facebook lo apa?" atau, "Eh nanti gue tag-in foto" kita tadi yaaaachh..." dan mungkin yang gue lakukan hanya mengangguk" dungu dan tersenyum sok-ikutan-main-facebook-juga.&lt;br /&gt;Padahal engga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually, gue emang punya account facebook. Salah satu hal yang berusaha gue tutup-tutupi sebisa mungkin (ditutupin pake gorden, pake lemari, pake tudung saji, dst.) karena dulu temen gue sempet ngecengin gue.&lt;br /&gt;"Taruhan, pasti ntar juga lo buat facebook, ndah." kata temen gue itu.&lt;br /&gt;"Ngga, gue ngga akan buat." gue bersikeras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata ujung"nya gue buat account facebook karena disuruh semua orang. Abisnya tiap ketemu temen" gue pasti ngomonginnya facebook.&lt;br /&gt;Lagi makan rame" ngomonginnya facebook, lagi cabut ngomonginnya facebook, lagi mungutin nasi aking di pinggir jalan ngomonginnya facebook, lagi tidur ngigonya facebook. Pokoknya semuanya serba facebook deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya gue pun buat facebook. Bukan dengan niat gue akan rajin ngurus facebook gue itu, tapi cuma untuk buat orang" berhenti nyerewetin gue untuk buat account facebook, dan kalo misalnya ada orang yang nanya, "Ndah, lo punya facebook, kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bisa jawab, "Waaah iya dong punyaa! Gue githu lhoo.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus dia bilang, "Waah facebook lo apa? Gue add yaaachh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue akan bilang, "Okeeeeyy..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya gue kalah taruhan.&lt;br /&gt;And it sucks. (dan ini menghisap).&lt;br /&gt;Sampe akhirnya temen gue itu nelvon gue suatu hari dan bilang, "Tuh kan, apa gue bilang, dasar anak kecil penipu. Katanya ngga mau buat facebook, taunya buat juga. Btw, kok friend request gue ngga di confirm" sih? Sombong lu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, gue ngga ngerti bagaimana cara mengoperasikan facebook dengan baik dan benar. Dan facebook gue pun dibuatin sama temen gue. Gue cuma ngetik ID e-mail gue sama password, selebihnya biodata dll temen gue yang ngurusin. Dan foto" di facebook gue bahkan di upload sama temen gue. Gue ngga mau susah".&lt;br /&gt;Ribet. Males.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually, i would say that i was influenced by someone why i have this kind of thought. Ini berhubungan dengan seseorang yang gue idolakan.&lt;br /&gt;Seseorang yang gue sukai saat gue masih kelas 1 SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dia adalah orang yang banyak mengubah hal" dalam hidup gue. Mulai dari jalan pemikiran, cara berpakaian, dan hobby.&lt;br /&gt;What can i say about him? Hhmmm... Buat gue dia adalah orang yang nyaris sempurna, karena kalo gue bandingkan sifat dan fisiknya keduanya sebanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia super ganteng, ya memang, tapi dia ngga sok kegantengan. Malah bisa dibilang rendah hati dan low profile. Padahal banyak orang tau dia. Dan dia adalah seorang pendengar yang baik, karena ketika gue lagi ada masalah dia selalu mendengarkan dan selalu memberi nasehat" dan masukan positiv.&lt;br /&gt;Begitu juga gue kalo dia lagi ada masalah.&lt;br /&gt;Tapi sekalipun gue suka dia, dia bukan tipe untuk dijadikan pacar buat gue.&lt;br /&gt;Sekedar teman baik sudah cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya sama account facebook?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ngga pernah punya account facebook atau friendster atau whatever lah namanya. Mungkin dia adalah salah satu orang yang agak sulit dijangkau atau ditemukan foto"nya via-internet. Gue sendiri hanya bisa contact dia via-handphone.&lt;br /&gt;Buat gue, dia adalah orang yang sangat eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue selalu tanya, "Kenapa ngga buat account friendster atau facebook?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gue yakin sekalinya dia punya account friendster atau facebook yang nge-add pasti langsung banyak.&lt;br /&gt;Terutama kaum hawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hanya akan tertawa dan menjawab, "Males. Mending cari kegiatan lain yang lebih bermanfaat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okay, maybe he's got the right point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue bertanya lagi, "Kegiatan lain yang lebih bermanfaat itu contohnya apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia nyengir, "Main DOTA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubrak.&lt;br /&gt;Gue lebih ngga ngerti lagi itu main apa.&lt;br /&gt;Yah whatever lah, yang jelas entah kenapa semenjak dia ngomong gitu gue jadi ngga pernah ngurusin friendster gue lagi atau bahkan tertarik sama facebook. Ngga peduli seberapa banyak orang yang mencekoki gue dengan dunia perfacebookan, gue tetap ngga tertarik sedikitpun.&lt;br /&gt;Gue jadi teringat lagunya Jesse Harris yang If You Wont.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And for another reason, gue emang semakin lama jadi semakin jarang buka internet, apalagi kalo cuma buat ngecekin account" gue yang bertebaran seperti cucian kutang kotor. Dan jadi semakin males lagi kalo disuruh ngurusin account friendster atau facebook.&lt;br /&gt;Gue pun hanya online MSN di saat gue butuh. Kalo ngga ya engga.&lt;br /&gt;Just the things I copied from him and it feels quite make sense to me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mungkin jalan pemikiran orang berbeda" dan menurut gue orang" yang main facebook oke" aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But to me, its just not me.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-844197440974263185?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/844197440974263185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=844197440974263185' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/844197440974263185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/844197440974263185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/03/me-world-and-facebook.html' title='Me, The World, and Facebook'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1465976741626171487.post-3209127881851301429</id><published>2009-01-01T15:51:00.001+07:00</published><updated>2009-01-01T15:51:09.189+07:00</updated><title type='text'>Happy new year and welcome new resolutions!</title><content type='html'>Seperti tahun baru setiap tahun, pada awal" tahun biasanya gue akan membuat resolusi tahun baru, yang biasanya cuma bertahan selama beberapa minggu doang abis itu gue males, garuk" kayak orang beler terus pergi deh dengan celana kedodoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya resolusi itu kurang lebih akan berisi target" yang akan gue lakukan di masa depan demi untuk menjadi orang yang lebih baik. Namun nampaknya dari tahun ke tahun progress yang terjadi pada gue malah menjadikan gue jadi orang yang tambah ngga jelas dan semakin ngga jelas lagi. Dari tahun ke tahun aja dapet temen baru bukannya improve yang ada makin kesitu makin cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah waktu itu gue nanya ke temen gue,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue : kita tuh sebenernya ke sekolah ngapain sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ateng : banyak kegiatan lah, ndah. Kita kan ada ekskul tiap hari. Ekskul geografi, pelajaran tidur siang pas jam ekonomi, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue : kayaknya kita ke sekolah cuma nungguin bel istirahat sama bel pulang doang, ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tete : bukan, tau. Sebenernya sekolah tuh kayak semacam panti asuhan. Jadi, kita semua di sini tuh sebenernya cuma dititipin sama orangtua kita. Biar kita ada kerjaan lain selain males"an di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue &amp; ateng : ooohh.... Jadi begiiiitu yaaaa.... (Dengan ekspresi muka beler dan ingus bertebaran di wajah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tete yang gue maksud di sini bukan objek yang sebenarnya. Tete yang gue maksudkan adalah subjek, nama orang. Sebenernya nama aslinya destin adipatra, naas betul ya dari nama sebagus itu jadi dipanggil tete. Gue jadi teringat temen kaka gue yang namanya stefanus tapi dipanggil anus. Destin memang nampak seperti orang cina, padahal dia ga ada keturunan cina, tapi keluarganya mukanya cina semua, ah sudahlah memusingkan. Terus badannya gendut gitu, bisa dibilang destin hanya terdiri dari mata, tangan, dan pinggul. Tiga perempat bagian tubuhnya adalah pinggul. Udah gitu, karena dia gendut gitu, ada tetenya gitu. Jadinya dipanggil tete deh.&lt;br /&gt;Tapi di antara tete dan 3 orang temennya yang lain (boyband perusuh kelas sosial 2 ; adit ateng, dimas, adit bugil), bisa dibilang kalo dia yang paling baik, selalu ada tiap temennya lagi susah butuh bantuan, walaupun kalo ketawa suaranya mirip setan yang tukang makan orok, tapi dia adalah teman yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, back again, resolusi tahun baru. Dari tahun" baru sebelumnya, biasanya isi resolusi tahun baru yang gue buat yah begitulah ; lebih rajin solat, rajin belajar, rajin membantu ibu menyirami kebun, jadi anak manis, tidak pipis sembarangan, memakai kutang yang layak, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Resolusi gue mungkin agak berbeda bila dibandingkan dengan resolusi kebanyakan orang yang rata" isinya ; melupakan mantan, membenahi diri, dan lain-lain. Ah, resolusi yang kurang fun! Kenapa di tahun baru ini harus mikir yang berat" gitu? Mendingan kita menyambut tahun baru ini dengan penuh tawa dan senyum lebar sukacita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, inilah resolusi tahun baru gue di tahun ini ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Naikin berat badan, kali ini target gue 52kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Solat tepat waktu, kesadaran sendiri, jangan nunggu disuruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Punya jadwal belajar yang tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berhenti ngatain orang (terutama guru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Resolusi nomer 5 terlalu sulit untuk dilaksanakan, jadi yah dikurangin aja porsi ngatainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengasihi sesama (ngusep" kepala orang dengan penuh kasih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jadi pacar yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jadi orang yang berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Membahagiakan orangtua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tidak menggigiti tangan orang (sehabis nonton twilight gue jadi punya kebiasaan suka menggigit, entah kenapa itu terasa begitu kul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Menjadi teman dan sahabat yang baik dan loyal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Work out , huhu mualeeess bangett&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Berhenti menjadi orang bego yang kece&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Be a good girl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Be honest&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2009, Here I come with my new resolution !&lt;br /&gt;Happy new year!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1465976741626171487-3209127881851301429?l=indahbuncis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahbuncis.blogspot.com/feeds/3209127881851301429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1465976741626171487&amp;postID=3209127881851301429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/3209127881851301429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1465976741626171487/posts/default/3209127881851301429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahbuncis.blogspot.com/2009/01/happy-new-year-and-welcome-new.html' title='Happy new year and welcome new resolutions!'/><author><name>Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04490837738446642746</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_X6lho1b4eVw/SdMvdhzqERI/AAAAAAAAABs/oARTGHyCdco/S220/for+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
